11 September 2020, 13:04 WIB

Cavani Promosikan Balet di Uruguay


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

EDINSON Cavani menukar sepatu sepak bolanya dengan sepatu balet untuk mempromosikan tarian klasik itu di Uruguay.

Saat dunia berspekulasi mengenai nasib penyerang berusia 33 tahun itu, Cavani mengenakan celana ketat di Sekolah Balet Nasional Uruguay di Montevidio untuk membantu mengajak anak-anak muda mencoba balet.

"Saya tidak setuju bahwa anak laki-laki harus bermain sepak bola," ujar Cavani.

Baca juga: Tuchel tidak Terkejut PSG Kalah dari Lens

"Menurut saya, anak laki-laki dan anak perempuan bebas melakukan apa yang membuat mereka bahagia. Itu adalah cara terbaik untuk tumbuh," imbuhnya.

Pencetak gol terbanyak Paris Saint-Germain sepanjang massa itu telah mengakhiri kontraknya dengan klub Ligue 1 itu dan kini berstatus bebas transfer. Sejumlah klub seperti Juventus dan Atletico Madrid ingin mengontraknya.

Namun, sebelum kembali ke Eropa untuk mencari klub baru, Cavani menerima undangan dari Sekolah Nasional Pelatihan Artistik (ENFA) untuk ambil bagian dalam kampanye untuk merekrut kaum muda Uruguay ke sekolah balet.

"Pengalaman ini luar biasa. Para penari menjelaskan apa yang mereka lakukan. Saat saya melihat apa yang mereka lakukan, saya sangat kagum. Menari adalah hal yang luar biasa," kata Cavani. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT