11 September 2020, 09:34 WIB

Swasta Bantu Pemberdayaan Kuliner UMKM di Pulau Obi


Hijrah Ibrahim | Nusantara

PERUSAHAAN pertambangan Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan membantu UMKM di Desa Soligi dan Kawasi tidak jauh dari tempat pertambangan melalui program pemberdayaan masyarakat dengan pembinaan bidang kuliner. Pemberdayaan UMKM sudah dimulai sejak Agustus bekerja sama dengan warga Desa Soligi meluncurkan produk Snack Obi.

Snack Obi yang diluncurkan terdiri dari 7 varian yakni keripik bakso goreng tuna, keripik bayam, stik bawang, manisan buah pala, kamplang ikan, nugget
ikan, dan pempek ikan cakalang.

"Berbagai produk tersebut dihasilkan oleh 5 kelompok UMKM binaan Harita Nickel, antara lain kelompok Mokesa, Ilea, Kaburi, Asa-Asa, dan Walaka. Harita memiliki pasar di Obi karena ribuan karyawan bekerja di perusahaan kami. Kami memberdayakan warga untuk lebih produktif. Kami bantu pemasarannya di internal. Dari Obi, untuk Obi," kata  Corporate Communication Harita Anie Rahmi, Kamis (10/9).

Salah satu pencicip pada kegiatan peluncuran produk Snack Obi ini, Manajer Produksi Harita Nickel, Gunawan Marbun. Ia mengapresiasi terhadap hasil olahan warga Desa Soligi.

"Saya sudah mencoba produk ini. Ada dua produk yang sangat saya suka, yaitu bakso goreng dan stik bawang. Saya rasa Harita membawa perubahan untuk
daerah. Semoga kehadiran Harita terus memberi dampak positif kepada semua pihak," ungkap Gunawan Marbun.

Desa Soligi seperti desa-desa pesisir umumnya memiliki sumber daya bahan dasar makanan yang bisa dioptimalkan. Bahan dasar makanan tersebut seperti ikan, kelapa, sayuran, pala, dan sebagainya yang biasanya dijual dalam bentuk utuh atau olahan sederhana. Agar dapat memiliki nilai tambah, melalui program PPM perusahaan diberikan
pelatihan pembuatan makanan ringan yang diharapkan bisa diterima oleh pasar di luar Soligi, termasuk ke Bacan.

"Kami juga mendampingi dalam hal kemasan. Jangan sampai rasa dan kualitas produk menjadi kurang menarik dengan kemasan yang kurang baik. Kemasan
dapat meningkatkan nilai jual produk tersebut," ungkapnya.

Sejauh ini, antusiasme kelompok binaan UMKM Desa Soligi yang mayoritas adalah kaum perempuan terlihat sangat baik. Pihak Pemerintah Desa juga ikut se rta memberikan dukungannya. Ke depan, diharapkan produk UMKM ini dapat menjadi ciri khas Obi dan juga menjadi oleh-oleh Pulau Obi.

baca juga: Pemerintah Ingin Percepat Penyaluran Bantuan bagi UMKM

Sebelumnya pemberdayaan masyarakt di bidang kuliber telah dilakukan di Desa Kawasi. Pembinaan kelompok UMKM kuliner juga telah berlangsung sejak akhir 2019 lalu. Tim CSR Harita Nickel senantiasa mendampingi kelompok binaan dalam hal penyediaan sarana produksi, desain kemasan, hingga pembukaan akses kepada konsumen. Beberapa produk yang berhasil dihasilkan dari Desa Kawasi antara lain roti Elsa Bakery, pia kacang hijau Elsiyanti, keripik pisang gurih Horiwo, serta olahan abon ikan Hininga.

Seluruh produk kuliner yang dihasilkan oleh kelompok binaan Harita Nickel, baik di Soligi maupun Kawasi, kini menjadi favorit banyak orang terutama kalangan karyawan di dalam site. Produk itu semakin mudah ditemukan di kantin, mes, hingga ruang rapat sebagai menu camilan. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT