11 September 2020, 07:37 WIB

Adanya Kecaman Tentang Xinjiang, Tiongkok Larang Media Liput Mulan


Antara | Hiburan

OTORITAS Tiongkok meminta media besar untuk tidak meliput peluncuran film Disney Mulan lewat perintah yang dikeluarkan setelah muncul kontroversi di luar negeri mengenai hubungan antara film itu dengan wilayah Xinjiang. Rencananya tayang di bioskop setempat pada Jumat (11/9), Disney punya harapan besar untuk Mulan di Tiongkok, namun film dengan biaya produksi 200 juta dolar AS itu akan terpukul bila tidak populer di sana.
  
Dibintangi aktor-aktor populer kelahiran Tiongkok, Jet Li, Gong Li, Donnie Yen dan Liu Yifei, dan diangkat dari cerita rakyat Tiongkok, Mulan dibuat untuk menarik penonton di Tiongkok, pasar film terbesar kedua dunia. Namun ulasan yang tak semuanya bagus dan batas kapasitas di bioskop akibat tindak pencegahan penyebaran virus korona sepertinya akan membebani performa box office. Bahkan sebelum media besar mendapat pemberitahuan untuk tidak meliput film tersebut.
  
Tiga sumber mengatakan bahwa kantor media menerima pemberitahuan larangan peliputan. Perintah itu dikirim oleh Cyberspace Administration of China. Sumber keempat di surat kabar besar Tiongkok menyebutkan perintah larangan peliputan berasal dari para senior. Tidak ada alasan yang diberikan di dalam pemberitahuan tersebut, namun para sumber percaya itu disebabkan reaksi di luar negeri mengenai hubungan antara film dengan Xinjiang. Sebagian film ini dibuat di wilayah Xinjiang yang merupakan tempat tindakan keras Tiongkok terhadap Uighur dan muslim lainnya. Ini menimbulkan kritik dari beberapa pemerintah termasuk Amerika Serikat dan kelompok Hak
Asasi Manusia.

baca juga: Mulan Bisa Ditonton Gratis di Disney+ Mulai Desember
  
Disney telah memastikan agar Mulan disukai penonton Tiongkok. Apalagi Disney menyebutkan rilis awal film itu cukup sukses. Film ini diluncurkan di layanan streaming Disney di banyak tempat, bukan di bioskop akibat pandemi covid-19. 
  
"Mulan kemungkinan akan ditayangkan di lebih dari 40 persen layar di Tiongkok pada Jumat (11/9). Bioskop di Tiongkok sekarang membatasi jumlah penonton, hanya setengahnya," ujar sumber. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT