11 September 2020, 06:51 WIB

Penanganan Kasus Anak Diapresiasi


Dmr/J-2 | Megapolitan

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi jajaran Polres Metro Jakarta Barat terkait penanganan kasus hukum yang melibatkan anak-anak. Kepolisian dinilai berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang melibatkan anak-anak, baik korban ataupun pelakunya.

“Dalam hal ini Polres Metro Jakarta Barat mampu menjalin koordinasi dengan KPAI dan menyelesaikan setiap permasalahan atau kasus yang melibatkan anak,” ujar Ketua KPAI Susanto seusai menyerahkan piagam penghargaan kepada Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru dan Kasat Reskrim Komisaris Teuku Arsya Khadafi , di Kantor KPAI, Jakarta, kemarin.

Susanto menuturkan sejauh ini yang menjadi tantangan dalam penanganan kasus kriminal anak ialah insfrastruktur untuk penyelidikannya yang belum memadai. “Saya berharap nanti ke depannya infrastruktur untuk penyidikan akan lebih baik,” kata dia.

Komisioner KPAI Putu Elvina menambahkan penghargaan tersebut diberikan atas berbagai tindakan kepolisian dalam merespons kasus yang melibatkan anak. “Ini sekaligus sebagai bagian dari momentum evaluasi pengawasan KPAI terkait anak terlibat kasus hukum.”

Kombes Audie S Latuheru mengucap terima kasih kepada KPAI karena telah percaya terhadap beberapa keberhasilan jajarannya dalam pengungkapan kasus yang melibatkan anak. “Oleh sebab itu, kami dari Polres Metro Jakarta Barat akan konsisten dalam menempatkan persoalan yang menyangkut perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa pada posisi yang penting,” kata Audie.

Baru-baru ini Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat dapat mengungkap kasus yang melibatkan anak-anak sebagai korban, seperti kasus prostitusi online yang mempekerjakan model di bawah umur.

Kasus lainnya ialah penculikan yang dilakukan duda bernama Wawan Gunawan, 41, kepada remaja asal Cengkareng berinisial F, 14, yang telah dicabulinya terlebih dahulu hingga melahirkan. (Dmr/J-2)

BERITA TERKAIT