10 September 2020, 23:18 WIB

Polri Libatkan Youtuber Peringati Hari Lalu lintas ke-65


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

DALAM rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65, korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, menggelar pelbagai kegiatan yang bakal dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Salah satunya ialah mensosialisasikan program polantas serta pentingnya patuh pada protokol covid-19. Kakorlantas Polri Irjen Istiono menuturkan, dalam rangka merayakan Hari Lalu Lintas ke-65, Istiono akan mensosialisasikan program-program polantas serta melakukan bakti sosial dan bakti masker.

“Untuk itu, kami akan melibatkan beberapa youtuber dari berbagai daerah untuk terlibat dalam kegiatan ini. Dengan melibatkan para youtuber, tenti akan mampu memberikan pencerahan dan pemahaman tentang perlunya masyarakat turut andil dalam mewujudkan dan memelihara keamanan, dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas,” ungkapnya.

Menurutnya, menggandeng Youtuber adalah salah satu cara baru dan efektif untuk menjangkau kalangan milenial.

“Sebagai contoh, kita kolaborasi dengan Raffi Ahmad, dia memiliki 16,5 juta subscriber atau langganan dengan follower atau pengikut Instragram 42,4 juta,” papar Istiono.

Baca juga : Polisi: Pria Asal Riau Bercanda telah Bunuh Yodi Prabowo

Ia beranggapan bahwa sinergitas kolaborasi seperti ini akan mampu menyasar generasi muda maupun kalangan masyarakat yang aktif bersosial media melalui youtube.

Terkait digalakkannya kegiatan bakti sosial dan bakti masker ini, Istiono menerangkan hal itu tidak terlepas dari  WHO (World Health Organization) yang telah menetapkan wabah virus korona sebagai pandemik global, termasuk di Indonesia sebagai salah satu negara paling terpapar.

“Di mana angka korban terus bertambah dengan penyebaran dan penularan yang makin cepat dan meluas,” ungkapnya.

Hari Lalu Lintas ke-65 yang jatuh pada tanggal 22 September 2020 bertemakan "Implementasi E-Policing pada Fungsi Lalu Lintas Menuju Indonesia Emas 2045". Tema ini akan dikemas dalam film atau video pendek sebagai paradigma visioner tentang lalu lintas menuju Indonesia Emas 2045. (OL-7)

BERITA TERKAIT