10 September 2020, 21:10 WIB

Gaet Wisatawan, Sekotong Dijadikan Lokasi Revitalisasi Bumi


Yusuf Riaman | Nusantara

GILI Nanggu di Kecamatan Sekotong dan Pantai Cemare di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dipilih sebagai pusat revitalisasi bumi. Di dua lokasi tersebut akan dilakukan rangkaian kegiatan seperti sosialisasi, padat karya, dan layanan kesehatan selama empat hari.

"Dipilihnya Gili Nanggu menjadi tempat kegiatan Revitalisasi Bumi karena kita ingin meyakinkan semua orang bahwa berwisata ke Sekotong sudah aman dan nyaman di masa pandemi ini," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB, H. Lalu. Moh. Faozal saat membuka kegiatan Revitalisasi Bumi di Sekotong Kamis (10/09).

Dikatakannya, potensi alam yang dimiliki Sekotong tidak diragukan keindahannya oleh siapapun, maka dengan alasan tersebut, Faozal bertekad menjadikan Sekotong sebagai destinasi yang berstandar Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE).

Dikatakan Faozal, mulai pekan depan pihaknya akan memulai penataan Darmaga Tawun. Darmaga Tawun yang akan dilengkapi sesuai standar CHSE sehingga bisa menghadirkan kenyamanan bagi pengguna jasa dermaga. Kemudian penataan kawasan dermaga, meliputi taman dan bangunan-bangunan yang ada di kawasan akan dibenahi.

"Atap yang dari ijuk dan yang sudah lapuk-lapuk itu kita akan ganti. Kemudian kita akan perindah tamannya, selanjutnya kita akan fasilitasi darmaga itu agar pengunjung yang ingin berkunjung ke gili-gili yang ada di Sekotong bisa menikmati dermaga itu. Minggu depan kita sudah mulai," ujar Faozal.

Karena itu Faozal mengajak bersama-sama ciptakan kebersihan, keamanan dan kenyamanan di dermaga ini tersebut. Rangkain kegiatan Revitalisasi Bumi di Sekotong ini mulai dari 8 hingga 11 September.

Pada Jumat (11/08) akan dilanjutkan dengan kegiatan padat karya di Gili Nanggu, melibatkan semua masyarakat Sekotong menyusul kemudian Pantai Cemare 12 s/d 15 September.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Saipul Akhkam mengatakan, di Lombok Barat terdapat 23 gili dengan segala keindahan dan keunikan masing-masing. Pihaknya akan menyiapkan kawasan Sekotong menjadi pendukung utama kawasan Ekonomi Khusus yang ada di Mandalika, dan Sekotong sangat layak untuk dikembangkan dengan serius.

"Alhamdulillah dengan adanya program Revitalisasi Bumi ini, nama Sekotong gaungnya lebih luas dalam hal kepariwisataan, dan ekonomi masyarakat akan terbantu. Seperti kita boaat man akan dapat penumpang," ungkap Budi (OL-13).

BERITA TERKAIT