10 September 2020, 19:38 WIB

IHSG Anjlok Imbas PSBB, Wagub DKI: Keselamatan Warga Penting


Putri Anisa Yuliani | Ekonomi

PERGERAKAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (10/9) ini ditutup melemah 5,01% atau 257,92 poin ke level 4.891. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun buka suara terhadap anjloknya IHSG yang disebabkan kebijakan PSBB di Ibu Kota.

Ariza, sapaan akrabnya, menyebut keputusan Pemerintah Provinsi DKI untuk menarik rem darurat dan memperketat PSBB bertujuan menyelamatkan masyarakat. Sebab, penularan covid-19 di Jakarta semakin tinggi. Tepatnya setelah masa PSBB transisi diterapkan.

Baca juga: Pasar Panik Soal PSBB Jakarta, IHSG Ditutup Anjlok

Keputusan rem darurat diambil berdasarkan hasil rapat dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Itu terdiri dari jajaran SKPD, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, hingga tokoh masyarakat.

"Sesungguhnya keputusan lebih didasarkan pada kondisi di mana penyebaran (covid-19) terus meningkat. Sekalipun angka kematian turun sampai 2,7% dan kesembuhan naik sampai 78,2%,” ujar Ariza di Balai Kota, Kamis (10/9).

“Ini lebih kepada bagaimana kita mengutamakan keselamatan warga yang ada di Jakarta. Menjadi tanggung jawab kita bersama," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan keputusan memperketat PSBB juga menjadi arahan dari Presiden Joko Widodo. "Itu yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan DKI sangat mendukung. Kita mengutamakan keselamatan seluruh warga. Mudah-mudahan kebijakan ini bisa dipahami semua pihak," pungkas Ariza.

Baca juga: DKI Perketat PSBB, Satgas Covid-19: Seharusnya Sejak Lama

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikatakannya telah berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan di wilayah Bodetabek dan pemerintah pusat. Dalam hal ini, terkait dukungan terhadap kebijakan PSBB total.

"Apapun yang menjadi keputusan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, itu yang harus kita laksanakan. Agar kita bisa menjaga kesehatan keselamatan. Masalah ekonomi dan sosial juga bisa terjaga," jelasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT