10 September 2020, 15:00 WIB

PSBB Total Berlaku Lagi, MRT Akan Sesuaikan Jam Operasional


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menginjak rem darurat dan menghentikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Kondisi Jakarta akan kembali ke PSBB ketat yang sebelumnya pernah diterapkan pada April hingga Mei lalu.

Seluruh pergerakan warga akan dibatasi. Dampaknya transportasi umum juga akan dibatasi, baik kapasitasnya maupun jam operasionalnya.

Dengan adanya kebijakan tersebut, PT MRT Jakarta selaku BUMD pengelola dan operator MRT Jakarta juga akan menyesuaikan jam operasional dan kapasitas.

Baca juga: Tetapkan PSBB, Anies Tegaskan Sudah Koordinasi dengan Presiden

"Tentunya kami akan menyesuaikan, tapi kami masih menanti keputusan dari Pemprov DKI," ujar Corporate Secretary Head Division PT MRT Jakarta M. Kamaluddin saat dikonfirmasi, Kamis (10/9).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemarin dalam konferensi pers daring menegaskan pihaknya membatasi pergerakan warga. Ganjil genap, kata Anies, akan ditiadakan, tapi bukan berarti warga bebas beraktivitas.

"Transportasi publik akan kembali dibatasi dengan ketat jumlah dan jamnya. Ganjil-Genap untuk sementara, kita tiadakan. Namun, bukan berarti kita bebas bepergian dengan kendaraan pribadi. Pesannya jelas, saat ini kondisi sangat darurat, lebih darurat dari awal wabah dahulu. Maka jangan keluar rumah bila tidak terpaksa. Tetap di rumah saja dan jangan keluar dari Jakarta bila tidak ada kebutuhan sangat mendesak," tegas Anies, Rabu (9/9). (OL-14)

BERITA TERKAIT