10 September 2020, 14:35 WIB

Layangan Tercatat 14 Kali Padamkan Listrik di Babel


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

SEJAK Januari hingga akhir Agustus 2020, PLN wilayah Babel mencatat ada 14 kali kejadian listrik padam akibat layang-layang. Tertinggi ada di bulan Februari dengan lima kali padam.

"Kami mengimbau warga untuk tidak bermain layang-layang di bawah ataupun dekat jaringan listrik, karena apabila tersangkut akan berpotensi mengalirkan tenaga listrik dan menimbulkan pemadaman listrik," ujar Assistant Manager Komunikasi PLN Babel, Pandhu Kusumawardana, Kamis (10/9).

Sebaliknya, pihaknya menganjurkan untuk bermain layang-layang di lapangan terbuka yang jauh dari jaringan maupun instalasi listrik. Jika layang-layang  tersangkut jaringan listrik dapat menghentikan suplai listrik ke puluhan bahkan ratusan rumah pelanggan.

Selain itu, lanjutnya, balon udara juga merupakan permainan yang sebaiknya tidak dilakukan di bawah maupun sekitar jaringan listrik. Baik itu saluran udara tegangan menengah maupun saluran udara tegangan tinggi. Jika tersangkut jaringan listrik akan berakibat padam dan membutuhkan waktu lama untuk memulihkannya. (OL-13)

Baca Juga: Hippi Memaklumi Kebijakan Pemda DKI untuk PSBB Ketat

BERITA TERKAIT