10 September 2020, 09:59 WIB

Klub dan Sekolah Atlet Harus Jadi Perhatian Utama Pemerintah


Akmal Fauzi | Olahraga

PENGAMAT Olahraga Djoko Pekik Irianto mendukung permintaan Presiden Joko Widodo agar sistem pembinaan atlet dirancang ulang secara besar-besaran dari daerah hingga pusat.

Djoko menilai skema pembinaan prestasi atlet harus ditata rapi dan diterapan secara konsisen dan berkelanjutan.

“Basic pembinaan atlet ada pada dua sentra yakni klub dan sekolah atlet. ini adalah tahap yang sangat dasar yakni soal pembibitan,” kata Djoko saat dihubungi, Kamis (10/9).

Baca juga: Rancang Ulang Sistem Pembinaan Atlet

Ketua Asosiasi Profesor Keolahragaan Indonesia (APKORI) itu menjelaskan klub dan sekolah atlet masih kurang mendapat perhatian pemerintah. Penerapan sport science adalah hal mutlak pada semua tahapan pembinaan.

“Harus ada kurikulum yang mendukung proses berlatih dan laboratorium untuk sport scinence,” jelasnya.

Untuk mendukung itu, kata dia, anggaran untuk pembinaan olahraga menjadi hal yang penting.

Djoko mengatakan, saat ini, anggaran olahraga hanya sekitar 0,03% dari APBN.

“Untuk hal tersebut anggaran menjadi hal yg urgent. Saran anggaran minimal 2% APBN untuk olahraga,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, dalam acara Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020, Rabu (9/9) malam, meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk merancang ulang tata kelola pembinaan atlet yang tersinergikan dengan baik dari daerah hingga pusat, dari lembaga pendidikan umum hingga lembaga pendidikan olahraga.

“Saya minta Menpora segera mengajak semua pihak terkait untuk merancang ulang sistem pembinaan atlet kita secara besar-besaran dan segera melaporkan hasilnya kepada saya,” ujar Presiden dalam sambutannya di Acara Puncak Hari Olahraga Nasional XXXVII Tahun 2020, melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (9/9) malam. (OL-1)

BERITA TERKAIT