10 September 2020, 08:28 WIB

Pemerintah Inggris Evaluasi Kehadiran Penonton di Laga Liga Primer


Akmal Fauzi | Sepak Bola

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson akan mengevaluasi rencana kehadiran penonton pada kegiatan olahraga di stadion, termasuk di Liga Primer Inggris, pada 1 Oktober nanti.

Awalnya, Johnson setuju Liga Primer Inggris ditonton langsung suporter, maksimal seperempat dari kapasitas stadion. Namun, kebijakan ini kemungkinan bakal diralat akibat kasus pandemi covid-19 yang meningkat di 'Negeri Ratu Elizabeth' itu.

Johnson melakukan evaluasi dari masa percobaan selama September 2020 yang membatasi jumlah penonton sebanyak 1.000 orang dengan protokol jaga jarak.

Baca juga: Liga Primer Inggris Berharap Penonton Diizinkan Kembali ke Stadion

“Kami harus merevisi rencana mengatur jumlah penonton yang lebih besar pada bulan ini dan meninjau niat mengembalikan penonton ke stadion mulai 1 Oktober," kata Johnson.

"Tetapi, bukan berarti kami membatalkan rencana itu. Kami hanya akan meninjau dan mempersingkatnya," lanjut Johnson.

Sekretaris Negara untuk Digital, Budaya, Media, dan Olahraga Oliver Dowden memposting pernyataannya di Twitter setelah konferensi pers Perdana Menteri, menyatakan pemerintah Inggris akan terus merencanakan yang terbaik ihwal rencana kehadiran suporter.

“Kami sedang meninjaunya lebih lanjut yang diusulkan (penonton hadir) mulai 1 Oktober, tidak ada perubahan yang diumumkan hari ini, dan kami terus merencanakan yang terbaik,” tulisnya.

Kepala Eksekutif Liga Primer Inggris Richard Masters mengatakan Liga Primer Inggris siap bekerja sama dengan Pemerintah untuk memastikan kembalinya penggemar dengan aman ke stadion.

Klub Liga Primer Inggris kehilangan 700 juta pound sterling selama penangguhan pertandingan karena covid-19 dan tidak ada penonton di pertandingan.

“Kami siap, bersedia dan mampu. Dengan menggunakan pedoman saat ini, kami ingin bekerja sepanjang waktu karena penonton adalah bagian utama yang hilang dari hal ini (pertandingan),” ujarnya.

“Tidak adanya penonton di stadion memiliki dampak finansial yang serius, tidak hanya di Liga Primer tetapi di seluruh sepak bola,” jelasnya. (Skysports/OL-1)

BERITA TERKAIT