10 September 2020, 02:10 WIB

Isu AS-Tiongkok Dominasi Pertemuan ASEAN


Faustinus Nua | Internasional

PERSAINGAN Amerika Serikat-Tiongkok terkait Laut China Selatan mendominasi diskusi para menteri luar negeri dari 10 negara Asia Tenggara dalam pertemuan puncak ASEAN secara daring.

KTT yang dimulai kemarin itu terjadi hanya beberapa hari setelah Tiongkok meluncurkan rudal balistik di perairan yang disengketakan sebagai bagian dari latihan tembak langsung. 

Washington dan Beijing pun tengah bentrok atas berbagai masalah, mulai dari perdagangan hingga virus korona baru. Para menteri luar negeri ASEAN akan bergabung dengan menteri luar negeri AS Mike Pompeo dan mitranya dari Tiongkok, Wang Yi.

Ini merupakan pertemuan puncak pertama Pompeo dan Wang Yi sejak AS mengumumkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok atas pembangunan pulau buatan Beijing di perairan yang disengketakan.

“Partai Komunis Tiongkok terlibat dalam pola yang jelas dan intensif untuk menindas tetangga nya,” kata Pompeo menjelang KTT.

Zachary Abuza, seorang ahli politik Asia Tenggara di National War College di Washington, menilai tidak akan ada banyak kemajuan dalam pembicaraan mengenai perairan yang disengketakan tersebut.

“Tiongkok telah secara efektif menggunakan bantuan covid19 dan janji vaksin dan uji coba di Filipina dan Indonesia untuk benar-benar mencoba menghentikan momentum diplomatik menuju diskusi tentang Laut China Selatan,” katanya.

Laut China Selatan yang kaya sumber daya alam diperebutkan Tiongkok, Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, dan Taiwan. Pertengkaran baru, misalnya, muncul antara Tiongkok dan Filipina atas Scarborough Shoal, yaitu salah satu tempat penangkapan ikan terbesar di kawasan itu.

Ketegangan di Semenanjung Korea juga akan menjadi agenda utama. Pembicaraan antara Pyongyang dan Washington tentang persenjataan nuklir Korea Utara terhenti sejak batalnya KTT Hanoi antara Kim Jong-un dan Donald Trump tahun lalu.

Pandemi covid-19 juga akan dibahas dalam diskusi tersebut, setelah Vietnam, selaku ketua ASEAN saat ini, memperingatkan bahwa dampak virus telah menyapu keuntungan ekonomi selama bertahun-tahun.


Tema kampanye

Masalah Tiongkok juga dijadikan tema utama kampanye menjelang Pilpres AS oleh Donald Trump. Dia menuduh saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden, sebagai penjual globalis yang membantu merekayasa hilangnya peran AS secara luas.

“Agenda Joe Biden dibuat di Tiongkok. Agenda saya dibuat di AS,” kata Trump saat berbicara kepada ribuan pendukungnya di bandara Winston-Salem, North Carolina.

Adapun Biden balas mengkritik Trump yang dinilainya telah menghukum petani AS dan industri lain dengan tarif tinggi pada barangbarang Tiongkok. Dia juga mengecam kesepakatan perdagangan Trump dengan Beijing karena tidak memberikan manfaat bagi industri AS.

North Carolina adalah negara bagian yang penting bagi kampanye Biden dan Trump karena menjadi salah satu dari sedikit negara bagian yang dapat menentukan hasil akhir pemilihan. (AFP/X-11)

BERITA TERKAIT