09 September 2020, 21:31 WIB

Kementan Tambahkan Alokasi Pupuk Bersubsidi Sebanyak 1 Ton


Retno Hemawati | Ekonomi

Kementerian Pertanian segera menambah alokasi pupuk bersubsidi sebanyak 1 juta ton pada tahun ini sebagai upaya menanggapi keluhan petani di sejumlah daerah terkait kurangnya kuota pupuk pada tahun ini demi menunjang produktivitas tanaman.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan anggaran untuk menambah pupuk bersubsidi 1 juta ton atau senilai Rp3,14 triliun telah disetujui oleh Kementerian Keuangan, dan saat ini dalam proses pembahasan serta penyelesaian seluruh dokumen anggaran.

"Jika nanti penambahan pupuk subsidi sudah direalisasi, kami ingin dampaknya pada produktivitas pertanian juga terjadi. Produksi pertanian harus meningkat, dan penambahan pupuk subsidi akan turut menunjang ketahanan pangan," kata Mentan Syahrul di Jakarta, Rabu (9/9).

Syahrul menjelaskan permintaan Kementan terkait penambahan pupuk ini sekaligus menjawab keluhan sejumlah petani, terutama di wilayah Subang dan Karawang. Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menetapkan alokasi subsidi pupuk pada tahun ini sebanyak 7,94 juta ton dengan nilai Rp26,6 triliun. Alokasi tersebut turun dibanding tahun 2019 sebanyak 9,55 juta ton dengan anggaran Rp29 triliun.

Penurunan alokasi pupuk 2020 terjadi karena menurunnya luas baku lahan pertanian Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2013 seluas 8 juta ha menjadi 7,1 juta ha pada 2018.

Padahal tanpa pengurangan pun, alokasi pupuk subsidi dinilai Kementan tetap kurang. Berdasarkan hitungan Kementan, kebutuhan riil pupuk subsidi seharusnya mencapai 13 juta ton/tahun. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT