09 September 2020, 19:51 WIB

Korona Kian Merajalela, DKI Krisis Ketersediaan Kamar RS


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DKI Jakarta terancam kekurangan tempat tidur ICU untuk pasien covid-19 mendekati kritis. Padahal, angka penyebaran korona di DKI kian mengkhawatirkan. 

Menurut data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 483 di 67 RS rujukan, hingga 6 September 2020, persentase keterpakaiannya sebesar 83%.

"Dari jumlah tempat tidur isolasi sebanyak 4.456 di 67 RS rujukan, hingga 6 September 2020, persentase keterpakaiannya sebesar 77%," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam keterangan resminya, Rabu (9/9).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.245 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 4.554 orang dirawat atau naik sebanyak 22 orang.

Lalu untuk orang yang menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 6.691 orang atau naik sebanyak 91 orang.

Sementara itu, dari jumlah akumulasi kasus covid-19 sebanyak 49.837 kasus, total 37.245 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7%. Kemudian total 1.347 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,7%.


Kepala Dinkes DKI Jakarta Widyastuti berkomitmen segera menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien covid-19.


Ia menargetkan ada tambahan jumlah 883 tempat tidur di antaranya sebanyak 137 tempat tidur dialokasikan untuk ICU dan sisanya 746 tempat tidur dialokasikan ke ruang rawat biasa.

Sebanyak 40 tempat tidur ICU dan 317 tempat tidur rawat biasa ditargetkan akan diperoleh dari RSUD di bawah Pemprov DKI. Sementara sisanya akan ditambah melalui RS rujukan covid-19 swasta yang sudah ada dan yang baru akan ditunjuk menjadi RS rujukan covid-19.

"Tentu kita targetkan penambahan tempat tidur. Untuk itu perlu kita siapkan tenaga kesehatannya juga," tandasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT