09 September 2020, 19:35 WIB

Madrasah di Bengkulu Diizinkan KBM Tatap Muka


Marliansyah | Nusantara

KANTOR Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu, memberikan izin kegiatan belajar mengajar (KBM) tingkat madrasah dengan tatap muka ditengah pandemi covid-19.

"Pembelajaran tatap muka hanya berlangsunng selama empat jam dan yang hadir maksimal 50 persen secara bergantian dengan menggunakan kurikulum darurat covid-19," kata Kepala Kemenag Provinsi Bengkulu, Bustasar, di Bengkulu, Rabu (9/9)

KBM tatap muka di madrasah, lanjut dia, sudah dimulai sesuai arahan Kemenag bahwa yang hadir maksimal 50 persen dan secara bergantian/shift dan dijadwalkan oleh madrasah masing-masing.

Siswa yang mengikuti belajar tatap muka, madrasah bisa memastikan prosedur protokol covid-19 dapat berjalan dan mendapat izin dari orang tua mereka. Siswa yang dapat menunjukkan surat izin dari orang tua dan telah ditandatangani sebagai bentuk persetujuan KBM tatap muka.

Baca Juga: Persiapan Sudah Matang, KBM Tatap Muka di Cianjur Ditunda

Pembelajaran tatap muka ditingkat madrasah ini sudah berlaku untuk semua, baik itu madrasah berstatus swasta maupun negeri. "Selama pembelajaran daring (dalam jaringan) yang telah dilakukan tidak berjalan efektif dan ada beberapa mata pelajaran yang sulit dilakukan secara Daring," imbuhnya.
     
Ada beberapa mata pelajaran, kata dia,  yang diperbolehkan dengan belajar tatap muka. Namun, KBM tatap muka juga belum dapat diterapkan di seluruh madrasah di Bengkulu, karena ada beberapa kepala daerah yang belum memberikan izin bagi semua lembaga untuk KBM tatap muka. (OL-13)

Baca Juga: Panen Melimpah Harga Cabai di Mabar Anjlok

 

BERITA TERKAIT