09 September 2020, 07:00 WIB

Tidak Ada lagi Desa Tertinggal pada 2021


DD/J-1 | Megapolitan

BUPATI Bogor Ade Yasin mengumumkan desa dengan status tertinggal di Kabupaten Bogor hanya tersisa empat lagi.

Sebelumnya, berdasarkan data 2019, tercatat ada 45 desa dari 434 desa/kelurahan (417 desa dan 17 kelurahan) di 40 kecamatan yang kondisi dan statusnya masih tertinggal.

'Semoga bisa tuntas tahun depan menjadi 0 desa tertinggal', tulis Ade Yasin di WAG (Whatsapp group) media, kemarin siang.

Dua dari empat desa yang masih tertinggal itu ialah Desa Wirajaya di Kecamatan Jasinga dan Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo. Posisi kedua kecamatan ini berada di paling ujung barat Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Provinsi Banten.

Dua desa lainnya ialah Desa Sukarasa dan Desa Buana Jaya. Kedua desa itu berada di Kecamatan Tanjungsari, yang berbatasan dengan Cianjur dan Karawang.

Ade menjelaskan ada tiga indikator utama, yaitu ketahanan ekonomi, ketahanan sosial, dan ketahanan lingkungan. Dari tiga indikator utama itu, lanjutnya, diperlukan penanganan atau keterlibatan dinas-dinas terkait, seperti disdik, pertanian, BPMD.

Ketiga indikator utama itu, menurutnya, dijabarkan ke 54 indikator dan dari 54 indikator, ada 719 kuesioner yang harus diselesaikan. "Penanganan yang komprehensif, mana kewenangan desa dan mana kewenangan kabupaten. Fokus utamanya kesehatan," jelasnya.

Keberhasilan itu, lanjutnya, ialah raihan bersama. Artinya dilakukan secara bersama dengan instansi lain dengan penguatan koordinasi. "Harus dikeroyok dengan program-program dinas yang menyentuh langsung," katanya.

Anggaran yang digelontorkan, Bupati Ade menjelaskan, tidak hanya terfokus di satu dinas.

"Dananya tidak terfokus di satu dinas, tapi tiap-tiap dinas membantu menganggarkan. Enggak banyak kok. Yang penting kompak," pungkasnya. (DD/J-1)

BERITA TERKAIT