09 September 2020, 03:10 WIB

Sumut Genjot Pertanian untuk Pulihkan Ekonomi


Yoseph Pencawan | Nusantara

GUBERNUR Sumatera Utara Edy Rahmayadi memersiapkan beberapa strategi untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19. Salah satunya adalah dengan menggenjot sektor pertanian.

Edy mengatakan, untuk pemulihan ekonomi, dia akan fokus melihat potensi daerah dan sektor pertanian menjadi yang paling mungkin dilakukan. "Itu karena beberapa komoditas pertanian Sumut mengalami surplus, seperti beras, cabai merah dan cabai rawit," ujarnya, Selasa (8/9).

Masing-masing kabupaten/kota pun memiliki potensi berbeda, seperti Kabupaten Humbang Hasudutan untuk tanaman bawang putih, bawang merah dan cabai merah. Kemudian Kabupaten Deliserdang untuk padi dan peternakan, serta Kabupaten Karo dapat menjadi andalan bagi komoditas palawija dan sayuran.

Terlebih saat ini Indonesia masih sangat sulit memasukkan barang impor, sehingga peningkatan produk pertanian memang menjadi peluang terbaik untuk pemulihan ekonomi. "Saya tidak terlalu berharap akan hal itu (impor). Peluangnya adalah antardaerah saling bertukar komoditi yang surplus," kata Gubernur.

Potensi lahan pertanian di Sumut, lanjut Edy, juga sangat luas. Menurutnya, terdapat 11 kabupaten yang menjadi prioritas pengembangan sektor pertanian seperti Langkat, Deliserdang, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padanglawas Utara, Padanglawas, Tapanuli Selatan, Samosir, Mandailing Natal, dan Nias Selatan. (R-1)

BERITA TERKAIT