08 September 2020, 22:48 WIB

Tim Gabungan Tingkatkan Razia Masker di Mebidang


Yoseph Pencawan | Nusantara

TIM gabungan yang terdiri dari para personel Satpol-PP, Polri dan TNI meningkatkan intensitas razia masker di Medan, Binjai dan Deliserdang, seiring terus bertambahnya kasus positif Korona di Sumatera Utara.

Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap mengatakan sudah beberapa waktu terakhir tim gabungan meningkatkan razia masker di berbagai lokasi di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang). "Sekarang ini sudah hampir setiap hari kita melaksanakan razia masker," ujarnya, Selasa (8/9).

Bahkan pada Kamis (3/9) pekan lalu tim gabungan melaksanakan razia hingga 15 titik di Kota Medan. Lokasi razia diprioritaskan di tempat-tempat keramaian atau ramai dikunjungi masyarakat. Dengan gencarnya tim gabungan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan ini, diharapkan dapat meminimalisir penularan Covid-19 di Sumut, khususnya Kota Medan.

Peningkatan intensitas razia masker ini dilaksanakan tim gabungan sejak akhir Agustus 2020 dan masih akan terus digelar sampai waktu yang belum ditentukan. Sejauh ini sudah ratusan orang terjaring razia dan kepada mereka diberikan sanksi.

Sebenarnya dalam aturan, mereka seharusnya dikenakan denda atau kerja sosial. Namun karena masih tahap sosialisasi, banyak dari mereka hanya diberi tindakan seperti push-up, menyanyikan lagu Indonesia Raya atau melafalkan Pancasila, selain penahanan KTP selama tiga hari.

Tim gabungan berharap razia ini dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan sehingga rantai penularan Covid-19 di Sumut bisa segera terputus.

Sampai saat ini penambahan kasus positif di Sumatra Utara masih terus berlangsung. Tercatat sudah sekitar 7.000 kasus terkonfirmasi positif muncul di Sumut. Ini menjadikan Sumut masuk dalam delapan besar provinsi penyumbang 74% kasus positif Covid-19 secara nasional.

Dari jumlah itu, sebagian besar kasus muncul di Kota Medan, disusul Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai. Sejauh ini Sumut masih kesulitan menekan tingkat penularan meski sudah didukung hingga 8.000 dokter.

Bahkan sudah ada puluhan dokter yang terpapar Covid-19 dan sedang dirawat di rumah sakit di Sumut. Dan hingga kini sudah 14 orang di antara para dokter meninggal dunia akibat paparan virus. (R-1)

BERITA TERKAIT