08 September 2020, 22:30 WIB

Produksi PCR Kit BPPT Diklaim Mampu Penuhi Kebutuhan Pemerintah


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

SEJAK awal pandemi covid-19 melanda Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bergabung dengan Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 untuk ikut serta dalam penanganan covid-19. Hingga saat ini, terdapat sejumlah produk inovasi terkait covid-19 hasil pengembangan BPPT yang telah diproduksi massal seperti rapid test RDT RI-GHA dan PCR test kit BioCov-19.

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, baik rapid test maupun PCR test kit telah dihilirisasi dan digunakan oleh sejumlah pihak.

“Rapid test sudah sekitar 200 ribu dipesan dan disalurkan ke berbagai Pemda seperti Yogyakarta, Tangerang Selatan, dan lainnya,” ujar Hammam kepada Media Indonesia, Selasa (8/9).

Baca juga : Produk Test Covid-19 Inovasi Konsorsium Telah Diproduksi Massal

Sedangkan terkait PCR test kit, Hammam mengungkapkan, terdapat sekitar 14.200 pesanan yang sedang dikerjakan. Sebelumnya, sebanyak 100 ribu PCR kit pun sudah disalurkan kepada gerakan Indonesia Pasti Bisa.

Dia mngaku, sebagian besar pemesan merupakan perusahaan atau yayasan untuk didonasikan. Saat ini kapasitas produksi test kit BioCov-19 telah mencapai 1,4 juta per bulan. Jumlah ini telah memenuhi, bahkan melebihi jumlah target tes covid-19 per hari yakni 30 ribu tes. Hammam pun mengaku, BPPT mampu menyediakan PCR kit jika pemerintah memintanya.

“Kalau ada order, kami siapkan PCR. Setiap hari kira-kira 30 ribu test PCR. Sebulan dikali 30 berarti 900 ribu test. Jadi cukup (kapasitas produksi),” tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT