08 September 2020, 17:45 WIB

Tujuh Sutradara Mencari Bakat Segar di Falcon Script Hunt


Retno Hemawati | Hiburan

Falcon Script Hunt, sebuah event untuk mencari bakat-bakat dibidang karya menulis skenario film, digelar atas prakarsa Falcon Pictures. Event berhadiah total Rp 350 juta ini, akan menghadirkan 7 sutradara sebagai juri, sekaligus yang akan memfilmkan 7 skenario terpilih.

7 sutradara yang menjadi juri Falcon Scrip Hunt adalah, Anggy Umbara, Fajar Bustomi, Rako Prijanto, Ifa Ifansyah, Danial Rifky, Indra Gunawan, dan Herwin Novianto.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/329269-dukung-pemerintah-pengusaha-bioskop-maklumi-penundaan-kembali

Fajar Bustomi, yang sukses dengan trilogi film Dilan, mengaku sangat mendukung diadakannya event Falcon Script Hunt.” Ini bagus sekali untuk mencari bakat-bakat baru penulis skenario. Semoga bisa menjadi agenda rutin setiap tahun yang nantinya akan menghasilkan penulis-penulis andal untuk perfilman indonesia,” ungkapnya.

Sutradara yang menghasilkan film peringkat satu box office Indonesia, Anggy Umbara mengaku, event ini sangat penting untuk kemajuan film Indonesia. "Sangat Penting untuk diadakan, karena Indonesia butuh cerita-cerita baru yang segar dan penulis-penulis baru juga yang cerdas dan reliable,” katanya.

Hal senada juga disampaikan sutradara film Teman Tapi Menikah, Rako Prijanto. "Falcon Script Hunt ini akan menjadi panggung untuk para penulis cerita untuk bisa establish. Membuka kesempatan bagi penulis-penulis muda dengan ide-ide fresh dan baru. Karena platforms industri audio visual khususnya film terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman,” terangnya.

Sutradara film Garuda di Dadaku, Ifa Ifansyah, menyampaikan harapannya atas kesempatan ini. "Menurut saya ajang ini bagus sekali. Kita butuh banyak cerita bagus dan cerita yang bagus bisa berasal dari mana saja. Jadi harapan saya dengan program ini industri film kita semakin banyak stok cerita dan potensi naskah yang bagus,” tambahnya.

Indra Gunawan yang juga menjadi salah satu juri mengungkapkan, Falcon Script Hunt adalah satu program yang patut didukung.” Minimal, program ini bisa memfasilitasi penulis(baru) yang kesulitan dalam menyampaikan atau merealisasikan kedalam media film serta lahir ide-ide atau cerita baru yg lebih beragam atau melahirkan penulis-penulis baru,” jelasnya.

Sedangkan sutradara film Gila Lo Ndro, Herwin Novianto, menunggu sesuatu yang baru dari event ini.” Saya menunggu original story yang Indonesia banget. Pasti seru dengan adanya Script Hunt dari Falcon Pictures,” tutupnya. Falcon Script Hunt, sudah digelar sejak 1 September, hingga 31 Oktober 2020. (OL-12)

BERITA TERKAIT