08 September 2020, 16:28 WIB

Ogah Dianggap Sekadar Youtuber, Chandra Liow Rilis Bucin


Fathurrozak | Weekend

Film Bucin menjadi debut penyutradaraan film fitur untuk Chandra Liow. Film tersebut dianggapnya sebagai fondasi untuk filmografinya ke depan.

Merasa sudah cukup dikenal secara luas sebagai youtuber, langkah selanjutnya yang ditempuh Chandra Liow ialah membangun reputasinya sebagai sineas. Bucin, yang bakal tayang di platform Netflix pada (18/9) menjadi pembuktian dirinya mampu menggarap film fitur. Beberapa tahun belakang, Chandra memang sempat terlibat pada produksi film, tetapi menjadi pemain di depan layar.

“Ini film pertama gue sebagai sutradara. Film Andovi dan Jovi sebelumnya dianggap ‘kurang.’ Di sini jadi motivasi gue, ketika ada anggapan, “oh filmnya youtuber lagi.” Sekaligus untuk kasih tahu, berada di bawah bendera youtuber buat gue sudah cukup untuk ditancapkan di Indonesia. Jadi di sini gue akan buktikan bukan cuma sekadar youtuber, tetapi juga bisa bikin film,” kata Chandra dalam konferensi pers virtual, Selasa, (8/9).

Chandra tenar terlebih dahulu lewat video-videonya di Youtube, termasuk bersama duetnya dengan Tommy Lim di Tim2one. Ia beberapa kali bermain film, yaitu Hit & Run (2019), Youtubers (2015), dan Single (2015).

Kini dalam film yang naskahnya ditulis Jovial da Lopez itu, selain menyutradarai, Chandra juga akan ikut bermain, bersama Jovi, Andovi da Lopez, Tommy Lim, Karina Salim, dan Susan Sameh. Ia pun menyebut tidak akan antikritik terhadap penilaian dan respons penonton pada film debutnya itu. Sebab, menurutnya penilaian dari penonton bisa menjadi bekalnya menggarap film mendatang.

“Biarkan semua yang nonton menilai bagus atau tidaknya itu sendiri. Yang akan gue tancapkan adalah bendera bahwa gue bisa loh bikin film. Ini jadi salah satu batu loncatan gue ke depan. Nantinya ya bakal melihat, apa sih yang  salah dan kurang dari film Bucin, untuk menjadi filmmaker yang lebih baik lagi.” (M-2) 

BERITA TERKAIT