08 September 2020, 15:53 WIB

Sedih, 773 Juta Orang Dewasa masih Buta Aksara


Putri Rosmalia | Weekend

Tanggal 8 September ditetapkan sebagai International Literacy Day. Di Indonesia, hari ini disebut sebagai Hari Aksara Internasional.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih, ternyata masih banyak warga dunia yang buta aksara dan tidak memiliki kemampuan literasi dasar seperti membaca dan menulis.

Berdasarkan data yang dirilis oleh UNESCO di Hari Aksara Internasional 2020, diketahui bahwa setdaknya sebanyak 773 juta orang dewasa di dunia masih buta aksara. Mereka tersebar di berbagai dunia, khususnya di negara berkembang dan miskin.

Selain itu, diketahui juga bahwa setidaknya 617 juta anak dan remaja di dunia memiliki kemampuan di bawah rata-rata dalam hal membaca dan matematika. Jumlahnya dikhawatirkan meningkat seiring adanya pandemi yang menghambat proses belajar mengajar.

"Selama masa pandemi ini sekolah tutup menghambat sebanyak 62,3% dari total 1,09 miliar siswa di seluruh dunia," seperti tertera di website un.org, (8/9).

Di tahun ini, UNESCO mengangkat tema Literasi dan Sistem Belajar di Tengah Krisis Covid-19 dan Dampaknya. Di tengah situsais pandemi, perubahan pola belajar dianggap sangat penting untuk segera dilakukan oleh seluruh negara di dunia.

Pemanfaatan teknologi harus dilakukan dengan maksimal dan merata. Dengan begitu, tidak akan semakin banyak anak dan orang dewasa nantinya yang mengalami buta aksara. (M-2) 

BERITA TERKAIT