08 September 2020, 12:25 WIB

Dukung Pembayaran Nontunai di Indonesia


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PROSES digitalisasi memang menjadi keniscayaan saat ini. Bahkan para pelaku pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong untuk beralih ke digital.

Ditambah lagi dengan situasi dan kondisi di Tanah Air saat ini, di mana pendemi covid-19 belum kunjung berakhir. Pembayaran nontunai pun menjadi pilihan yang sangat dianjurkan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Baca juga: Polda dan BI Sosialisasi Pembayaran Nontunai untuk Tekan Pandemi

Untuk itu,  Visa, penyedia pembayaran digital dan ALTO, penyedia layanan end-to-end bank switching membentuk kemitraan dalam pemrosesan transaksi kartu debit di dalam negeri. Kemitraan itu merepresentasikan komitmen jangka panjang Visa di Indonesia untuk mendukung Gerakan Nasional Nontunai dan misi Bank Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan.

Menurut Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, kemitraan itu bagian dari strategi jangka panjang mereka dalam mendukung pemberdayaan ekonomi nasional dan menumbuhkan kapabilitas teknologi pembayaran dalam negeri sesuai dengan standar kelas dunia.

“Kemitraan ini sejalan dengan strategi jangka panjang kami untuk mendorong penerimaan dan adopsi pembayaran nontunai di Indonesia, serta memberikan dukungan penuh terhadap visi Bank Indonesia memajukan sistem pembayaran nasional. Kami sepenuhnya berkomitmen berbagi keahlian dan teknologi untuk membantu meningkatkan kapabilitas keamanan, efisiensi operasional, dan manajemen risiko ALTO menjadi standar kelas dunia,m endukung Indonesia menuju masyarakat nontunai,” ujarnya

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT ALTO Network, Armand Widjaja mengatakan kemitraan ini merupakan tonggak sejarah bisnis mereka dalam mencapai target menjadi mitra sistem pembayaran dan digital yang terpercaya di Indonesia.

“Sebagai salah satu perusahaan switching nasional yang terkoneksi dengan mesin ATM dengan jumlah terbesar hingga lebih dari 100.000 mesin di seluruh Indonesia, kami senantiasa berusaha untuk memastikan keamanan dan keandalan jaringan dan layanan kami yang memiliki 99,9% up-time service level agreement. Kami dengan senang hati menyambut Visa dengan jaringan global dan pengalamannya selama 60 tahun untuk menjadi mitra kami dalam pemrosesan transaksidebit domestik, yang tentunya akan meningkatkan mutu layanan, serta kepercayaan klien dan konsumen kami.”

Pada 2017 silam, Visa meluncurkan program literasi keuangan 'Ibu Berbagi Bijak' di Indonesia yang bertujuan untuk membekali perempuan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan dengan keahlian manajemen keuangan. Visa juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak dalam meningkatkan pemahaman bisnis dan keuangan digital bagi masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan keuangan (underserved) dan layanan perbankan (unbanked), khususnya pelaku UMKM. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT