08 September 2020, 13:45 WIB

Bappenas Ajukan Penambahan Anggaran Rp240 M untuk 2021


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengusulkan penambahan anggaran Rp240 miliar untuk 2021. Total pagu anggaran sebesar Rp1,7 triliun.

"Bappenas mengajukan usulan tambahan rupiah murni Rp240 miliar untuk melanjutkan program prioritas," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jakarta, Selasa (8/9).

Baca juga: Rupiah Melemah Dipengaruhi Oleh Memanasnya Hubungan AS-Tiongkok

Suharso menuturkan, usulan pagu anggaran 2021 masih lebih rendah dibandingkan pagu anggaran pada 2020 sebesar Rp 1,8 triliun. Ia juga menyebut, pihaknya bakal memfokuskan ke dua agenda prioritasnya ditahun depan.

"Pada 2021 Bappenas hanya memiliki dua program, yaitu program rencana pembangunan nasional dan program dukungan manajemen," kata Suharso.

Dalam program perencanaan pembangunan nasional terdiri dari perencanaan, pengalokasian, pengendalian. Lalu untuk program dukungan manajemen terdiri dari pelayanan dukungan manajemen, pengadaan sarana dan prasarana, serta pelayanan pengawasan internal.

Suharso juga menjelaskan penambahan Rp240 Miliar ditujukan untuk Kesekretariatan Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI). Bappenas sendiri memiliki tanggungjawab atas SDI tersebut. Lalu anggaranya untuk kegiatan Pembangunan Berkelanjutan/SDGS.

Baca juga: Susi Air Buka Lowongan Kerja Bagi Lulusan SMA, Ini Syaratnya

Kemudian, ada kegiatan penyusunan detail desain induk pengembangan food state nasional, lalu platform sistem pangan nasional pasca pandemi Covid-19, pelaksanaan reformasi perlindungan sosial, pengembangan sistem informasi monografi desa terpadu dan lainnya.

Dari total anggaran yang diusulkan sebesar Rp1,7 triliun, terdiri dari rupiah murni sebesar Rp1,6 triliun, pinjaman sebesar Rp84,4 miliar, dan hibah sebesar Rp65,41 miliar. (OL-6)

BERITA TERKAIT