08 September 2020, 12:42 WIB

Partai Berkuasa di Jepang Mulai Cari Pengganti Abe


Faustinus Nua | Internasional

PARTAI yang berkuasa di Jepang, Partai Liberal Demokrat (LDP), Selasa (8/9), memulai kontestasi untuk memilih penerus Perdana Menteri Shinzo Abe, dengan Yoshihide Suga menjadi yang terdepan.

Ketua Sekretaris Kabinet Suga, putra seorang petani stroberi berusia 71 tahun, telah mendapatkan dukungan dari faksi-faksi utama di LDP menjelang pemungutan suara kepemimpinannya pada 14 September.

Suga bukannya tidak tertandingi. Dua pesaingnya adalah mantan menteri pertahanan yang populer dan kepala kebijakan partai.

Dengan LDP memimpin mayoritas legislatif, pemenang kontetasi itu dipastikan akan meraih suara parlemen pada 16 September dan diangkat menjadi perdana menteri berikutnya.

Baca juga: Beijing Tuduh India Lepaskan Tembakan dalam Sengketa Perbatasan

Kontestasi LDP dimulai setelah Abe, perdana menteri terlama Jepang era modern, tiba-tiba, akhir Agustus lalu, mengumumkan ia akan mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sekarang ada spekulasi pemimpin baru mungkin juga akan menyerukan pemilihan cepat untuk menopang dukungan publik.

Pada Selasa (8/9) pagi, perwakilan Suga dan saingannya, mantan menteri pertahanan Shigeru Ishiba dan ketua kebijakan partai Fumio Kishida, secara resmi mendaftarkan pencalonan mereka.

Para pesaing diharapkan menyampaikan pidato publik dan kemudian memberikan konferensi pers bersama pada Selasa (8/9) malam.

Juga akan ada dua debat publik, meskipun pemungutan suara hanya akan dilakukan anggota parlemen LDP dan tiga perwakilan partai dari masing-masing 47 wilayah di Jepang.

Pemungutan suara yang lebih luas, termasuk anggota partai dari berbagai posisi dikesampingkan dengan para pejabat mengatakan itu akan memakan waktu terlalu lama untuk mengaturnyaa.

Siapa pun yang menduduki jabatan puncak akan menghadapi banyak tantangan, mulai dari pandemi covid-19 dan dampak ekonominya, hingga memastikan Olimpiade Tokyo yang ditunda dapat terus berjalan.

Tidak satu pun dari tiga kandidat yang terlihat menawarkan platform kebijakan yang akan berbeda secara signifikan dari Abe, dengan Suga secara eksplisit mengatakan dia berencana melanjutkan program perdana menteri pendahulunya. (France24/OL-1)

BERITA TERKAIT