08 September 2020, 10:40 WIB

Pelaku Usaha di Babel Diajak Manfaatkan KUR


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PELAKU usaha di Provinsi Bangka Belitung (Babel) diajak untuk memanfaatkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk meningkatkan perekonomian di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan mengingat ekonomi Babel saat ini mengalami penurunan sehingga pertumbuhan hanya minus lima.

"Makanya kita harus bekerja keras membangkitkan ekonomi, kita ingin bersama bergerak agar ekonomi agar masayarakat maju. Jangan sampai resesi ini terus berlanjut, ekonomi harus diperkuat," kata Erzaldi, Selasa (8/9).

Salah satunya adalah fasilitas KUR yang menjadi program pemerintah yang diluncurkan dalam upaya memperkuat ekonomi yang sedang terpuruk, baik untuk nelayan, petani dan peternak. Ia membeberkan untuk nominal pinjaman Rp50 juta ke bawah tidak dikenai agunan, dan ada pula yang besarannya Rp10 juta tanpa  bunga, tetapi harus dikembalikan dalam tempo waktu tertentu. Program KUR ini untuk memperkuat permodalan masyarakat, khususnya yang memiliki usaha, agar tetap bertahan dan berkembang. 

"Tapi ingat, begitu uangnya sudah diterima, harus digunakan untuk usaha. Jangan begitu uang datang untuk beli emas, tanah, motor," lanjut Erzaldi. 

baca juga: Penyuluh Siap Bantu Kembangkan Seribu Hektar Jagung di Keerom

Pemerintah akan membina masyarakat dalam pengelolaan pendanaan serta pemanfaataannya agar dana betul-betul bisa dimanfaatkan secara tepat.

"Pemerintah bermaksud gerakkan ekonomi, sekarang ekonomi Babel sepi. Pertumbuhan kita minus 5, untuk itu perlu didorong masyarakat meningkatkan ekonomi ini," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT