08 September 2020, 04:15 WIB

Mahasiswa Diminta Jaga Nasionalisme dan Toleransi


Che/FL/BN/P-1 | Politik dan Hukum

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meminta mahasiswa sebagai penerus bangsa tetap konsisten untuk menyuarakan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, patriotisme, dan toleransi.

Sebagai bagian dalam kelompok elite dalam struktur masyarakat Indonesia, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi kaum intelektual yang tidak hanya memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga menjunjung tinggi moralitas dan menghargai kehidupan sosial.

“Dunia tidak akan menjadi lebih baik hanya karena banyaknya orang cerdas, tetapi dunia akan lebih baik karena moralitas dan kohesi sosial yang baik,” kata Wapres pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), kemarin.

Ma’ruf berharap agar mahasiswa mampu mengoptimalkan kesempatan yang dimiliki dalam mengenyam pendidikan tinggi. Sebab, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS Februari 2020, dari 137,91 juta penduduk, usia 15 tahun ke atas yang bekerja hanya sekitar 14,2 juta atau cuma 10,3% yang berkesempatan menikmati pendidikan tinggi.

“Kesempatan ini merupakan karunia Allah dan bentuk rasa syukur Anda atas karunia tersebut adalah dengan belajar dan bekerja keras agar Anda dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan hasil yang memuaskan,” pesan Wapres.

Menurut Ma’ruf, dalam menghadapi persaingan global saat ini, pemerintah menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai program prioritas, yakni pembangunan SDM unggul yang tak hanya berdaya saing global, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme sebagai identitasnya, yaitu dengan tetap berpijak pada kearifan lokal.

Wapres juga mengajak semua pihak untuk berjihad dengan melakukan segala upaya guna memerangi pandemi covid-19 dan dampaknya di berbagai sektor. (Che/FL/BN/P-1)

BERITA TERKAIT