08 September 2020, 00:35 WIB

Djokovic Didenda dan Kehilangan Poin


MI | Olahraga

PERIBAHASA sudah jatuh tertimpa tangga sepertinya tepat ditujukan untuk Novak Djokovic saat ini. 

Hal-hal tidak menyenangkan terus menghampiri petenis asal Serbia itu sejak dirinya tampil di babak keempat Amerika Serikat Terbuka 2020 melawan Pablo Carreno Busta.

Lawan Djokovic itu tidak masuk daftar 10 petenis unggulan teratas di AS Terbuka. Namun, Busta mampu memberikan tekanan di set pertama dan membuat Djokovic frustrasi.

Buntutnya, Djokovic memukul bola ke arah hakim garis saat sedang kalah 5-6. Insiden itu pun membuatnya didiskualifikasi. Djokovic menerima keputusan tersebut dan lawannya yang dari Spanyol otomatis melenggang tanpa susah payah ke semifinal.

Tidak selesai sampai di situ, Djokovic juga didenda US$250 ribu atau setara dengan Rp3,6 miliar. Dalam pernyataan resmi Asosiasi Tenis AS (USTA) semua poin yang didapatkan Djokovic di AS Terbuka juga dibatalkan.

“Sesuai dengan buku peraturan grand slam, tindakannya dengan sengaja memukul bola secara berbahaya atau sembrono di dalam lapangan atau dengan mengabaikan konsekuensi, wasit menggugurkan Novak Djokovic dari AS Terbuka,” kata USTA.

“Seluruh situasi ini membuat saya benar-benar sedih dan hampa,” kata Djokovic dalam sebuah pernyataan di media sosial. “Aku sangat menyesal telah meluapkan stres seperti itu, sangat tidak disengaja, sangat salah,” imbuhnya.

Djokovic yang meninggalkan Flushing Meadows tanpa berbicara kepada wartawan pun mengatakan ia akan belajar atas kejadian tersebut. Dengan berakhirnya perjalanan di AS Terbuka, Djokovic gagal menambah trofi grand slam dari turnamen tersebut. 

Namun, pria berusia 33 tahun itu masih berkesempatan mendapatkannya di Prancis Terbuka 2020 yang akan berlangsung pada pekan ketiga bulan ini. (Rif/ATP/R-3)

BERITA TERKAIT