07 September 2020, 21:37 WIB

Polisi Tangkap Dua Pengeroyok Jurnalis di Brebes


Supardji Rasban | Nusantara

KEPOLISIAN Resor (Polres) Brebes Jawa Tengah, menangkap dua pelaku pengeroyok jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah (Jateng) pun, mengapresiasi keseriusan Polres Brebes dalam mengusut kasus tersebut.

"Kami tadi menemui Kasat Reskrim Polres Brebes, dan kami telah mendapat penjelasan yang sangat memuaskan. Saat ini polisi sudah menahan dua tersangka, masih terus mengembangkan kasus ini karena masih banyak tersangka lain," ujar Koordinator Bidang Advokasi PWI Jateng, Zaenal Abidin Petir, di Mapolres Brebes, Senin (7/9).

Zaenal bertutur pihaknya datang ke Mapolres Brebes untuk memberikan advokasi atas kasus kekerasan yang menimpa wartawan di Brebes.

"Dari hasil komunikasi dengan jajaran Polres Brebes tersebut, diketahui Polres Brebes sangat serius menangani kasus tersebut," tutur Zaenal.

Zaenal menyebut jajaran Polres Brebes juga berjanji akan mengusut hingga tuntas sehigga kewibawaan dan keselamatan para jurnalis dalam melaksanakan tugasnya bisa terjaga serta terayomi.

Baca juga : Waspada, Diare Salah Satu Gejala Covid-19

"Kami memberikan apresiasi, karena polisi dalam penanganan kasus kekerasan terhadap wartawan di Brebes ini betul-betul serius. Bahkan, jajaran Polda dan Mabes Polri juga memberikan atensi. Kami tidak ingin kasus seperti itu tidakterulang lagi," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Brebes AK Agus Supriyadi S membenarkan saat ini sudah ada dua pelaku yang ditahan. Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan yang lebih rinci karena masih dalam pengembangan.

"Benar sudah ada dua pelaku," ujar Agus Supriyadi.

Diberitakan sebelumnya, dua jurnalis menjadi korban penganiayaan sekelompok orang, saat mereka menjalankan tugas liputan di Balai Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.

Satu jurnalis mengalami luka parah di bagian kepala hingga harus dilarikan ke RSUD Brebes untuk mendapat perawatan medis. Korban yakni Agus Supramono, jurnalis Semarang TV dan Eko Fidiyanto, dari Harian Radar Tegal.

Akibat kejadian itu, Agus Supramono mengalami luka serius di bagian kepala dan pelipis sebelah kiri.

Korban terpaksa dilarikan ke RSUD Brebes dan mendapat tiga jahitan karena luka di bagian kepala. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT