07 September 2020, 20:42 WIB

Sektor Pariwisata di Bali Didorong untuk Segera Pulih


Ghani Nurcahyadi | Nusantara

SEKTOR pariwisata menjadi yang paling terdampak terhadap pandemi Covid-19, tak terkecuali di Bali yang menjadi destibnasi wisata utama di Indonesia dan hub pariwisata Indonesia.

Dampak dari ssi perekonomian pun cukup signifikan dirasakan Provinsi bali dengan pertumbuhan ekonom yang terkontraksi cukup dalam pada kuartal-II 2020,, yaitu -10.98% atau paling kecil dibandingkan dengan Provinsi lain di Indonesia.

Meski demikian, penanganan Covid-19 di Bali cukup terkendali dengan angka positivity rate dibawah rerata nasional dan tingkat kesembuhan yang lebih tinggi dibanding rerata nasional. Fatality rate atau tingkat kematian akibat Covid-19 di Bali juga bisa ditekan hingga hanya 1,6%.

Koordinator Staf Khusus Presiden AAGn Ari Dwipayana mengatakan, berdasarkan data tersebut, pemulihan sektor pariwisata di Bali akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Indonesia secara keseluruhan.

"Untuk itu berbagai persiapan untuk  memulihkan kepercayaaan dan  membuat wisatawan  merasa aman untuk datang ke Bali kembali sangat diperlukan," kata Ari dalam pertemuan dengan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Bali, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Pulihkan Pariwisata, Kampanye K4 Di Daya Tarik Wisata DIgencarkan

Ari mengingatkan, perlunya kebijakan Safe Travel untuk mendorong wisatawan kembali mengunjungi tempat wisata. Terlebih, saat ini kalangan kelas menengah dinilai masih ragu untuk bepergian karena masih adanya pandemi Covid-19.

Karena itu, semua pelaku pariwisata harus menekankan kesehatan dan keamanan wisatawan menjadi prioritas. Protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (Clean, Healty, Safety, Environment/CHSE) di di hotel, area fasilitas umum, transportasi  serta destinasi wisata harus betul-betul berjalan.

"Pemerintah Provinsi Bali juga perlu terus melakukan simulasi, pengecekan dan supervisi agar kegiatan wisata berjalan sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Ari juga menyerahkan secara simbolis bantuan 600 ribu masker kepada Pemprov Bali untuk memasifkan kampanye penggunaan masker sebagai bagian upaya penanganan penyebaran covid-19. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT