07 September 2020, 10:37 WIB

DKI Genjot Tes PCR


Aries Wijaksena | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (7/9) mengatakan Pemprov DKI terus berusaha memaksimalkan pitensi yang ada untuk menyelamatkan warga DKI di tengah pandemi covid-19.

“Kami tidak akan pernah lelah dan kendor dalam upaya penanganan pandemik ini. Keberhasilan ini bergantung terhadap kepatuhan warga Jakarta seluruhnya,” kata Anies melalui pesan whatsapp.

Salah satu cara adalah dengan meningkatkan kapasitas tes usap ke warga untuk melacak penularan. Hingga Minggu (6/9) DKI sudah melakukan tes ke 626.282 warga DKI.  Sementara 33 provinsi lain jika digabung pada kurun waktu yang sama sudah melakukan tes ke 656.336 warga.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak  6.362 orang pada Minggu (6/9). Hasilnya 928 positif dan 5.434 negatif.

 

Anggota Fraksi PDIP-P DPRD DKI Gilbert Simanjuntak menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk menggandeng TNI/Polri untuk mengawasi secara ketat protokol kesehatan.

“Sudah saatnya TNI dan Polri turun tangan mengawasi pelaksanaan protokol pencegahan ini selama sedikitnya 2 minggu karena Pemprov DKI tidak mampu menggerakkan aparatnya,” kata Gilbert kepada Media Indonesia, Senin (7/9).

Adapun fokus daerah yang diawasi yakni, di pemukiman padat, pasar tradisional, angkutan umum, dan tempat industri/pabrik. Menurutnya, pemerintah pun harus tegas dan serius dalam menegakkan sanksi agar masyarakat bisa patuh.

Menurutnya, tes PCR adalah bentuk mendeteksi dan ditujukan untuk pasien yang dirawat.

“Apa yang harus dilakukan adalah reorientasi penanganan wabah, dari 3T menjadi fokus dan serius ke pencegahan yang sebenarnya sederhana. Pengawasan ketat dan lama yang dilakukan di Wuhan yang membuat mereka berhasil,” tandasnya. (J-1)

 

BERITA TERKAIT