07 September 2020, 08:29 WIB

Dilarang Bertanding, Babos Tuding AS Terbuka tidak Adil


Basuki Eka Purnama | Olahraga

PETENIS Hungaria Timea Babos, Minggu (6/9), mengecam ketidakadilan yang menyebabkan dirinya tidak bisa bertanding di AMerika Serikat (AS) Terbuka, sehari setelah dirinya dan pasangannya Kristina Mladenovic dicoret dari turnamen Grand Slam itu.

Babos dan Mladenovic, yang merupakan unggulan teratas, Sabtu (5/9), dinyatakan tidak bisa bertanding setelah otoritas Kota New York mengharuskan Mladenoniv dikarantina.

Mladenovic merupakan salah satu pemain yang melakukan kontak dengan Benoit Paire yang batal bertanding di AS Terbuka setelah positif covid-19.

Baca juga: Djokovic Minta Maaf Atas Insiden Diskualifikasi di AS Terbuka

Dalam unggahan di Instagram, Babos yang tidak pernah melakukan kontak dengan Paire dan tidak dikarantina mengaku dirinya sangat terpukul setelah dirinya dan Mladenovic dilarang bertanding.

"Saya saat ini di rumah dan menangis," ungkap Babos. "Saya baru menyadari apa yang terjadi dan saya tidak mengerti. Ini tidak adil. Saya tidak melihat alasan mengapa semuanya harus seperti ini."

Babos menggarisbawahi bahwa Mladenovic telah menjalani puluhan tes covid-19 pada pekan ini dan semuanya hasilnya negatif.

"Mari kita lihat faktanya. Tes positif Benoit Paire terjadi 10 hari lalu (setelah empat hasil negatif) dan dalam beberapa hari terakhir hasil tesnya negatif," ungkap Babos. "Mereka yang dekat dengannya tidak ada yang positif. Kiki (Mladenovic) telah menjalani 11, saya ulang 11, tes yang hasilnya negatif. Namun, tetap saja kami dilarang bertanding."

Babos kemudian membandingkan perlakuan yang diterimanya dengan petenis Prancis Andrian Mannarino, salah satu petenis yang melakukan kontak dengan Paire, Mannarino diizinkan tampil melawan Alex Zverev di putaran ketiga, Jumat (*4/9).

"Pada Jumat, mereka mengizinkan Mannarino bermain. Namun, keesokan harinya, kami tidak diizinkan bermain. Ini tidak adil. Tidak bisa diterima!" pungkasnya. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT