06 September 2020, 23:51 WIB

UMKM Punya Peran Atasi Potensi Krisis di Tengah Pandemi


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

SEBAGAI salah satu pilar penting sektor ekonomi nasional, nafas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu terus digenjot, terutama saat terjadinya pelemahan ekonomi dimasa pandemi virus Corona atau Covid -19 saat ini.

Pengusaha naisonal, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, sektor yang menjadi penyelamat Indonesia pada masa krisis moneter tahun 1998 itu perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah dan pihak swasta, katanya harus merangkul para pelaku UMKM dan mengambil langkah penyelamatan. 

Menurut mantan Wakil Gubernur DKi Jakarta itu, pemerintah dan swasta bsa berkolaborasi membangun jaring pengaman agar ekonomi RI bisa terselamatkan, terlebih dengan adanya prediksi krisis pangan akibat pandemi Covid-19.

"Jangan kita ribut resesi-tidak resesi, karena selama pandemi ini kita mengalami indeks ketidakpastian yang sangat tinggi, yang bisa terjadi adalah krisis pangan, UMKM harus mengantisipasi dua hal, pasokannya, harga-harga," kata Sandiaga dalam webinar bertajuk Penguatan UMKM Melalui SNI yang digelar Badan Standardisasi Nasional.

Sandiaga mengingatkan agar UMKM yang bergerak dari hulu ke hilir dapat menyusun perencanaan. Terlebih, UMKM yang bergerak dalam bidang kesehatan dan pangan. Menurutnya, banyak penerapan pelatihan yang bisa dilaksanakan untuk memperkuat kedua sektor tersebut.

Baca juga : UMKM Bali Bisa Menopang Kebangkitan Sektor Wisata Pulau Dewata

"Penguatan di berbagai sektor utama, kesehatan, teman-teman BSN bisa membuat pelatihan agar UMKM membuat APD sesuai standar untuk tenaga medis. Bagaimana kita menyediakan APD, selain APD juga masker," ungkap Sandi.

Di sisi lain, seluruh tahapan pemulihan ekonomi di tengah pandemi, lanjut Sandi, berpulang kepada kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Lewat gerakan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak diyakini Sandi dapat mencegah penyebaran covid-19 yang berujung pada stabilitas ekonomi secara nasional.

"Bagaimana kita memastikan perilaku bermasyarakat, paling tidak sampai vaksin itu sukses. Lakukan dan terapkan menjaga jarak, tidak dalam kerumunan, rajin cuci tangan dan pakai masker," tutupnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT