07 September 2020, 08:00 WIB

BRI Peduli Konservasi Sungai untuk Berdayakan Masyarakat


mediaindonesia.com | Humaniora

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendorong pelestarian lingkungan dan pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat melalui prog­ram BRI Peduli Konservasi ­Sungai. Program Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit atau ‘3P’ itu diharapkan berdampak pada kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Program Corporate Social Responsibility (CSR) itu akan dilakukan di 19 kota di Indonesia yang berfokus pemulihan fungsi sungai di sepanjang pemukiman penduduk. Pada tahap pertama, dilakukan di delapan kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Palembang, Bandar Lampung, Semarang, Banjarmasin, Denpasar dan Manado. Selanjutnya di 11 kota, yaitu Padang, Pekanbaru, Banda Aceh, Medan, ­Yog­yakarta, Malang, Surabaya, dua lokasi lain di Jakarta, Makassar, serta Jayapura.

“Kenapa BRI Peduli kami arahkan untuk konservasi sungai? Karena daerah aliran sungai (DAS) berfungsi se­bagai resapan, penyimpanan, penampung air hujan dan pengaliran air. Menjaga keles­tarian sungai menjadi sangat penting untuk kehidupan yang lebih baik dan menjaga penyangga lingkungan,” ujar Direktur Utama BRI, Sunarso, pada Minggu (6/9).

Program itu memiliki dua kegiatan, yakni bersih-bersih sungai dan pengolahan ­sampah. Kegiatan bersih-bersih difokuskan pada pengerukan, pembersihan dan penataan sungai. Sungai yang telah bersih kemudian akan dibangun fasilitas umum berupa taman, ruang terbuka hijau, taman bermain atau area ramah lingkungan yang menjadi milik bersama.

Kondisi sungai sebelum disentuh prog­ram BRI Peduli Konservasi ­Sungai.

Bank BRI juga melakukan kegiatan edukasi lingkungan sehat kepada masyarakat dengan menggandeng berbagai pihak, seperti dinas kesehatan dan para pegiat lingkungan hidup setempat untuk pemberdayaan dan sosialisasi tentang lingkungan sehat.

“Kami mendorong agar sungai yang telah dibersihkan dijaga kebersihan dan kelestariannya. Karena keberhasilan program ini juga menjadi tanggungjawab kita bersama, baik dari BRI maupun dari masyarakat sendiri,” imbuh Sunarso.

Sedangkan kegiatan pengolahan sampah, BRI mengajak warga memilah dan mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat atau bernilai ekonomi. Karena itu, BRI ­tidak hanya memberi bantuan alat pencacah sampah, tetapi juga peralatan lainnya untuk mengolah sampah.

“Kami mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Sampah-sampah dapat didaur ulang dan dijadikan produk-produk kerajinan yang kreatif dan bernilai ekonomi tinggi. Hasil dari penjualan produk daur ulang tersebut bisa menjadi pendapatan bagi masyarakat,” tuturnya

Salah satu Program BRI Peduli Konservasi Sungai yang telah dilakukan warga di Jalan Pagarsih, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana ­Anyar, Kota Bandung. Prog­ram itu berlangsung pada November 2019 hingga Agustus 2020.

“Kondisi sungai sebelumnya yang penuh dengan sampah kini sudah bersih dan tertata rapih serta dimanfaatkan masyarakat Pagarsih,” ungkap Sunarso.

BRI juga telah membangun sarana dan prasarana seperti ruang terbuka hijau dan area taman di pinggir Sungai Pagarsih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai fasilitas umum. Konservasi Sungai itu diharapkan mendorong kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai dan lingkungan. (S1-25)

BERITA TERKAIT