06 September 2020, 19:20 WIB

Pegawai Positif Covid-19, tiga Hotel di Garut ditutup Sementara


Kristiadi | Nusantara

EMPAT orang pegawai hotel terpapar Covid-19 di kawasan objek wisata Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpapar Covid-19. Mereka dirawat di ruangan isolasi RSUD dr Slamet. AKibatnya, tiga hotel ditutup selama tiga hari untuk disterilisasi.

"Kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah empat orang, mereka pegawai di tiga hotel. Gugus tugas tengah melakukan tracking kepada seluruh pegawai maupun tamu dan lingkungan. Untuk memutus mata rantai penyebaran virus kami lakukan swab test di sana," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, Minggu (6/9).

Dengan adanya kasus ini, Leli menjelaskan, penambahan kasus pasien di kawasan objek wisata Cipanas  menjadi tujuh orang. Terdiri dari tiga orang laki-laki, sisanya perempuan. Berusia paling muda 22 tahun dan paling tua 75 tahun.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 93 orang. Dimana 18 orang masih menjalani perawatan, satu orang isolasi mandiri, 71 orang sembuh, dan tiga orang meninggal dunia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Budi Gan Gan mengatakan, gugus tugas Covid-19 selama itu telah mengeluarkan surat pemberhentian dan penutupan sementara operasional tiga hotel di kawasan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler setelah ditemukan empat orang pegawai hotel terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari pemeriksaan swab masal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Garut, ditemukan empat orang pegawai Hotel terkonfirmasi positif. Kami akan melakukan sterilisasi lokasi lagi untuk guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami harap warga tetap disiplin memakai masker saat berada di luar rumah," ujar dia. (OL-13)

Baca Juga: Pulihkan Pariwisata, Kampanye K4 Di Daya Tarik Wisata DIgencarkan

 

BERITA TERKAIT