06 September 2020, 16:50 WIB

Kementan Gelontorkan Bantuan untuk Genjot Produksi Pertanian


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DITJEN Prasarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian menggelontorkan sejumlah bantuan mulai dari alsintan hingga kegiatan padat karya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Barat, khususnya Indramayu. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan produktivitas pertanian menjadi hal yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. 

"Kita ingin pertanian terus berkembang. Kementerian Pertanian mendukung peningkatan produksi pertanian dengan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian hingga kegiatan padat karya termasuk juga dengan memantau ketersediaan pupuk," ujar Syahrul dalam keterangan yang diterima Minggu (6/9/2020). 

Deretan bantuan alsintan yang digelontorkan Ditjen PSP Kementan untuk Indramayu adalah traktor roda empat 6 unit senilai Rp2.272.500.000, traktor roda dua 44 unit senilai Rp1.311.200.000, cultivator 15 unit senilai Rp206.250.000, pompa air 40 unit senilai Rp712.000.000, handsprayer 70 unit senilai Rp57.750.000.

Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy mengatakan, bantuan yang digelontorkan ini diharapkan dapat berimbas positif pada peningkatan indeks pertanaman. Menurut dia, petani bisa lebih cepat dan efektif dalam menghadapi musim tahun II dengan pemberian alsin. "Kita pun berharap dampaknya akan terjadi pada peningkatan indeks pertanaman dan produksi,” tegasnya.

Sarwo Edhy menambahkan, Kementan ingin memperluas daerah yang teraliri air dengan kegiatan padat karya. Kegiatan padat karya yang dilakukan berupa pembangunan irigasi perpompaan menengah wilayah barat senilai Rp95.000.000, pembangunan embung/dam parit/long storage Rp 120.000.000. Total seluruh mencapai nilai Rp9.847.033.000.

“Kegiatan padat karya yang kita lakukan terkait dengan water management. Ada beberapa kegiatan yang kita gelar untuk membantu memenuhi kebutuhan air pertanian. Seperti membangun RJIT, dan parit, juga embung,” terangnya. (RO/A-3) 

BERITA TERKAIT