06 September 2020, 15:49 WIB

Ini Penjelasan Pakar Soal Kambuhnya Mantan Pecandu Narkoba


Rahmatul Fajri | Megapolitan

PAKAR Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel menjelaskan penyebab kembali kambuhnya mantan pecandu narkoba.

Sebelumnya, penyanyi Reza Artamevia diciduk polisi akibat kepemilikan narkoba jenis sabu. Ini bukan pertama kali Reza terjerat kasus serupa.

Pada 2006, ia diamankan polisi bersama Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Braja Musti di Lombok, NTB setelah positif mengonsumsi sabu.

Reza Indragiri mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan kekambuhan, khususnya mengenai program rehabilitasi yang telah berjalan.

Pertama, program rehabilitasi dijalankan secara klasik dan fokus pada kondisi individual. Lalu, program rehabilitasi tidak komprehensi dan proses detoksifikasi dengan membuang atau menetralkan racun belum tuntas.

Kemudian, adanya efek samping penggunaan obat resep untuk menghentikan penyalahugunaan narkoba. Selanjutnya, kehidupan sehar-hari mantan pecandu tidak berubah.

Baca juga :Polisi Buru Pemasok Sabu ke Reza Artamevia

Reza Indragiri mengatakan di samping penelusuran pihak yang terkait dalam pemasok sabu ke kalangan artis, juga harus dievaluasi program rehabilitasi yang dijalankan.

"Jadi, semestinya bukan hanya seleb kambuh yang perlu ditelisik. Bagaimana program rehabilitasi yang ada selama ini, juga patut dievaluasi," kata Reza Indragiri, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (6/9).

Lebih lanjut, Reza Indragiri juga mengimbau dengan adanya pandemi covid-19 akan membuat potensi penyalahgunaan narkoba meningkat. Ia mengatakan rasa depresi akan muncul dan narkoba akan menjadi jawaban dari masalah itu.

"Wabah covid-19 sangat mungkin disertai atau diikuti oleh wabah masalah mental. Penyalahgunaan narkoba bisa dipandang sebagai wujud masalah mental maupun sebagai 'penawar' atas masalah mental," kata Reza. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT