06 September 2020, 13:07 WIB

Pendaftaran Terakhir, Ada Petahana Gagal Maju


Akhnad Safuan | Nusantara

KEJUTAN muncul di pendaftaran pilkada di beberapa daerah dari 21 daerah di Jawa Tengah. Selain gagalnya beberapa petahana maju kembali juga muncul calon-calon yang di luar perkiraan. Di Pilkada Kabupaten Kendal, petahana Mirna Annisa gagal maju kembali di pilkada ini, karena Partai Gerindra (6 kursi) sebagai pengusung tidak mampu menggandeng partai lain memenuhi ketentuan minimal 9 kursi di DPRD Kendal. Bahkan terakhir berlabuh ikut bergabung dengan PKB dan NasDem
yang mengusung Ali Nurudin-Yekti Handayani.

"Saya menerima dengan lapang dada hasil yang dicapai dan langkah diambil oleh Gerindra cukup bijak setelah tidak ada parpol lain untuk diajak koalusi di Kendal," kata Bupati Mirna Annisa.

Demikian juga dengan petahana Bupati Kebumen Yazid Mahfudz juga tidak dapat kembali mendaftar karena PKB yang sebelumnya diharapkan dapat memgusung dirinya lebih memilih pasangan calon lain di pilkada kali ini.

"Saya menerima dengan lapang dada hasil yang dicapai dan langkah diambil oleh Gerindra cukup bijak setelah tidak ada parpol lain untuk diajak koalusi di Kendal," kata Bupati Mirna Annisa.

Di Kota Pekalongan, pasangan Balgis Diab-HM Machus yang sebelumnya diduga akan menjadi calon tunggal karena diusung beberapa partai seperti Golkar, PKB, Gerindra, PPP, PAN, PKS dan NasDem, mendekati pendaftaran, muncul calon lawan yakni Afzan Arslan Djunaid-Salahudin diusung PDIP, PPP, PAN dan Hanura.

baca juga: Paslon Independen Samsuri-Toni Mendaftar di KPU Poso

Di Demak calon diusung Partai Gerindra dan Nasdem (Ganas) mengusung pasangan calon Mugiono-Gus Badrudin bertekad memenangi pilkada dengan
perolehan 65% suara. 

"Ganas akan berjuang keras memenangi pilkada Demak setelah mengganti calon wakil Ali Makhsun menjadu Gus Badrudin," kata Sekretaris DPD NasDem Demak Suwarjono.

Pasangan petahana Kabupaten Rembang Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto yang sebelumnya digadang maju bersama, jelang pendaftaran alami pecah kongsi. Akhirnya muncul calon baru Harno-Bayu Andriyanto yang diusung Partai Demokrat dan NasDem akan berhadapan dengan Abdul Hafudz-Hanies Cholil Barro diusung PPP. (OL-3)

BERITA TERKAIT