06 September 2020, 05:01 WIB

Batu Stonehenge Jadi Amplifier


Live Science/Hym/X-8 | Sela

PENELITIAN terbaru yang dipublikasikan di Live Science mengungkapkan batu-batu besar di lingkaran luar Stonehenge berfungsi sebagai amplifier. Batu-batu itu memberikan gaung untuk meningkatkan kemampuan pidato dan musik dalam upacara yang diadakan ribuan tahun sebelum akustik modern muncul.

Menurut para peneliti, efek suara yang dramatis, termasuk gema yang berulang, tampaknya asing bagi sebagian besar orang yang berkumpul di sana. Penemuan ini membantu menjelaskan bagian dari misteri arkeologi yang sudah lama ada.

Dalam kasus Stonehenge yang dibangun sekitar 5.000 tahun lalu di Dataran Salisbury di barat daya Inggris, amplifikasi dapat membantu komunikasi dan meningkatkan suara musik. (Live Science/Hym/X-8)

BERITA TERKAIT