06 September 2020, 03:45 WIB

Rian Kiswanto: Mendekatkan Realitas Orang dengan Gangguan Jiwa


Bagus Pradana | Weekend

BAGI Rian Kiswanto, setiap manusia memiliki derajat yang sama, termasuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sebab itu, sejak SMA, ia sudah berusaha membantu ODGJ yang ia temui di jalanan.

“Kadang anak SMA kan kalau lihat ada ODGJ merasa jijik, takut, atau yang paling parah dicengin (dicelacela). Tapi mereka itu perlu perhatian kita, sebenarnya. Saya juga enggak tahu, dari SMA sudah berani berinteraksi dengan mereka, dari sekadar kasih makan aja. Kadang saya juga bawa nasi dari rumah, saya bungkus untuk ODGJ,” papar Rian saat menjadi narasumber Kick Andy episode Kebaikan di Udara.

Ketika era Youtube mulai populer di Indonesia, pria asal Bandung, Jawa Barat, ini pun memanfaatkan platform itu untuk menjalankan misinya. Lewat channel Rian TV yang dibuat pada 2018, ia mengangkat berbagai kisah ODGJ. “Melalui Youtube, kami ingin membantu ODGJ ini untuk mendapatkan haknya dan syukur-syukur kalau bertemu dengan keluarganya,” ungkap Rian yang kini telah memiliki 2,39 juta subscriber.

Rian melihat masih banyak anak muda yang belum memiliki perhatian khusus, terutama terhadap permasalahan ODGJ. Sebab itu, lewat Youtube, ia berusaha mendekatkan realitas tentang ODGJ itu kepada generasi milenial agar mereka memiliki gambaran tentang ODGJ yang juga perlu mendapatkan perhatian. Selain itu, ia ingin menyoroti pentingnya kesehatan mental.

Dalam konten Youtube-nya, Rian sering merekam perjalanannya menyusuri jalanan di seputaran Bandung untuk mencari ODGJ telantar. Ia bisa berkeliling hingga empat kali dalam seminggu di seputaran Kabupaten Bandung untuk tujuan itu. ODGJ yang ditemukan di jalanan dibawa ke Yayasan Mentari Hati di Tasikmalaya.

Meski bukan lulusan psikologi, Rian sangat akrab dengan ODGJ yang ditampung di Yayasan Mentari Hati. “Kalau bantu bersihin mereka, sudah berani, sudah seperti perawat aja. Tapi yang lebih ribet kalau ODGJ itu cewek, ada yang datang bulan, ada yang ditemukan sedang dalam kondisi hamil. Saya selama ini masih mengurus yang cowok saja,” tutur pria yang akrab disapa Rikis tersebut.

Niat baiknya untuk mengangkat ODGJ sebagai konten Youtube-nya pun tak jarang mendapat sorotan dari banyak pihak. Ia bahkan cukup sering dituduh mengambil keuntungan melalui video ODGJ yang ia unggah. Meski demikian, pria yang beberapa kali berkolaborasi dengan selebritas ini tak pernah ambil pusing. Baginya, ketulusan niat dan urgensi menolong ODGJ menjadi hal utama. (Bus/M-1)

BERITA TERKAIT