06 September 2020, 04:00 WIB

Spageti Panggang Brulee yang Praktis


MI | Weekend

SEJAK pandemi terjadi, banyak orang menekuni hobi baru, seperti berkebun, bersepeda, dan tentunya memasak. Salah satu resep baru yang menarik dicoba ialah spageti panggang atau lebih banyak yang bilang brulee spaghetti. 

Untuk membuatnya, ada dua cara. Pertama, Anda bisa merebus spagetinya seperti biasa terlebih dahulu, lengkap dengan saus spageti (bolognese atau carbonara) dan jamur sebagai tambahan, baru kemudian menatanya pada cetakan aluminium, menyiramnya dengan saus jamur saus dan menaburkan mozarella pada permukaan spageti, serta ditutup dengan creme brulee.

Permukaannya pun di panggang dengan api tembak terlebih dahulu hingga berwarna kecokelatan, sebelum masuk oven. Harus diingat untuk tidak merebus spagetinya terlalu lama agar tidak terlalu lembek saat dimasak lagi dengan saus dagingnya.

Cara kedua, yang banyak divideokan di lini masa Instagram, yaitu memanggang spageti hanya dengan satu wadah yang dipublikasikan influencer @feelgoodfoodie. Spageti mentah langsung disiram dengan minyak zaitun, gula, dan lada. 

Berikutnya tambahkan bawang putih, bumbu penyedap, irisan bawang bombai, saus catatan tomat kalangan, aneka paprika, saus marinara, daun basil, dan air secukupnya. 

Tidak ketinggalan, pada permukaan ditaburkan mozarella hingga menutupi seluruh wadah. Anda harus memperhatikan tingkat panas pemanggangan agar spageti bisa matang sempurna, tanpa menjadi lembek seperti bubur ataupun kering dan gosong.

Tentu saja bagi Anda yang tetap merasa repot untuk mengolahnya di dapur, kini telah banyak penjual rumahan yang menjajakan baked spaghetti. Salah satu yang Media Indonesia coba ialah spageti panggang Samore, yang menjual produknya melalui Instagram.

Tekstur spageti panggang brulee ini cenderung basah dan tidak padat. Secara tekstur sangat berbeda dari makaroni panggang ataupun makaroni schotel. Namun, krim brulee yang digunakan berbeda dari biasanya.

Jika umumnya brulee menggunakan whipping cream cair, kuning telur, dan gula pasir sehingga menghasilkan rasa manis dan kental, brulee pada spageti panggang ini dominasi rasa cream cheese, susu, gurihnya keju cheddar, dan mozarella.

Bagian permukaannya tampak dipanaskan dengan torch gun hanya sampai sedikit kecokelatan. Namun, adonan brulee itu masih tetap stabil setelah Anda memindahkan spageti ke piring. Sepertinya ini terjadi karena mozarella yang membuat brulee lebih kukuh.

Hal lain yang mendukung tekstur itu karena susunan spagetinya tidak dibuat padat. Tekstur spageti panggang ini begitu rapuh dan cenderung lebih cair, bukan kental untuk ukuran makanan olahan pasta.

Maka hasilnya, di balik tebalnya cream cheese dan brulee yang erat dan kukuh di lapisan kulit luar, di bagian dalam sangat lembut seperti busa krim saat Anda menyendoknya. Kulit luarnya pun ditaburi dengan oregano.

Pada spageti panggang brulee ini, kita masih mendapatkan spageti dengan bumbu bolognese yang asam, gurih, dan melimpah daging cincang. Hanya, rasa nya cenderung terlalu gurih asin karena telah terdorong paduan cream bule, daging cincang, dan bumbu bolognese-nya. 

Untuk ukuran sedang, yakni dalam wadah 20 cm x 14 cm x 5 cm, baked spaghetti brulee ini dijual dengan kisaran harga mulai Rp90 ribuan. (Try/M-1)

 

BERITA TERKAIT