06 September 2020, 03:35 WIB

Menikmati Steak di New Normal


Galih Agus Saputra | Weekend

PANDEMI memang tidak lantas membuat kita kehilangan kesempatan menikmati sajian kesukaan. Dengan penerapan protokol kesehatan yang baik, bersantap di restoran pun bisa dilakukan dengan nyaman.

Hal itu pula yang dijalankan di gerai-gerai Outback Steakhouse. Restoran steak ini menerapkan protokol kesehatan yang lengkap, termasuk dengan pengecekan suhu tubuh dan hanya menerapkan batas kapasitas 50% pengunjung.

Saat Media Indonesia berkunjung ke gerainya di Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta, para pelayan juga mengenakan alat pelindung diri berupa masker dan face shield

Dengan penerapan protokol kesehatan tersebut, bersantap di gerai bisa dilakukan dengan perasaan aman dan nyaman. Di samping itu, layanan pesan antar juga tetap tersedia. Di masa pandemi ini, meski perekonomian melambat, sajian di restoran tersebut sama sekali
tidak berkurang kualitasnya.

Menu-menu andalan mereka, seperti Outback special, black pepper steak bites, dan toowoomba pasta. Black pepper steak bites berupa sirloin yang dipotong berbentuk kubus disajikan dengan sayuran segar yang terdiri atas brokoli, wortel, dan buncis. Pendamping berupa kentang goreng juga tidak ketinggalan.

Para pelanggan setia Outback steakhouse mungkin sudah hafal jika kenikmatan sajian mereka bukan hanya pada kualitas daging, melainkan juga pada pembumbuan. Kitchen Manager & Food Technology resto itu, Muin Hidayat, menjelaskan jika mereka menggunakan lada hitam pecah yang dipadu dengan saus lada hitam, selain itu tidak ketinggalan bumbu rahasia Outback Steakhouse.  Untuk menambah aroma, diberikan pula bawang bombai dan merica panggang. Steak itu disajikan beriringan dengan toowoomba pasta yang creamy. Komposisinya terdiri atas krim, permesan keju, dan tidak ketinggalan taburan (topping) udang, jamur, dan bawang.

“Ada tiga step kalau kita buat toowoomba pasta ini. Pertama, ada cream sauce-nya, toowoomba saus ala Outbacknya, lalu terakhir ada pastanya,” terang Muin.


Spesial

Bagi mereka yang lebih menyukai steak berpotongan konvensional, patut mencoba Outback Special. Masih menggunakan daging sirloin, tetapi dengan irisan yang tebalnya istimewa.

Muin menjelaskan, jika pembubuan, selain menggunakan bumbu rahasia, juga menggunakan jinten, merica, dan berbagai bawang bubuk. Untuk sajian steak medium rare, proses pemanggangan hanya mencapai 3 menit, sementara medium mencapai 8 menit, dan bagi penyuka matang sempurna daging dipanggang hingga 12 menit.

Jika black pepper steak bites mantap disantap beriringan dengan toowoomba pasta, Outback special harus berteman dengan crispy volcano shrimp. “Ini kita sajikan menggunakan volcano sauce yang rasanya manis, pedas, dan gurih, yakni ia memiliki perpaduan chile sauce dan mayones,” pungkas Muin. (M-1)

 

BERITA TERKAIT