05 September 2020, 23:23 WIB

Positivity Rate DKI Dekati Angka Nasional, DPRD: Tegakkan Aturan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANGKA positivity rate DKI Jakarta dalam sepekan terakhir meningkat hingga 13,1%. Capaian ini mendekati angka positivity rate nasional, yakni 13,5%.

Hingga Sabtu (5/9), jumlah kasus aktif di Jakarta tercatat 10.178 orang. Sedangkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 45.446 orang.

Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono berpendapat Pemprov DKI seharusnya lebih mengedepankan aspek penegakan hukum.

Baca juga: Besok, 1.236 Petugas Awasi Kawasan Khusus Pesepeda

"Ini saatnya Pemprov DKI benar-benar tegas mengawasi dan memberikan sanksi kepada warga atau pelaku usaha, yang melanggar protokol kesehatan," ujar Mujiyono saat dihubungi, Sabtu (5/9).

Penegakan hukum, lanjut dia, jangan hanya menyasar individu yang tidak memakai masker, namun juga perusahaan yang membiarkan kapasitas kantor tetap penuh. Apalagi, Pemprov DKI telah menetapkan pembatasan kapasitas sebesar 50% dan karyawan sisanya bekerja dari rumah (WFH).

"Disnaker DKI awasi perusahaan-perusahaan yang tidak patuh. Jangan takut. Mau itu perusahaan si A, si B," pungkas Mujiyono.

Baca juga: Covid-19 di Jakarta Tinggi, Anies Klaim Masih Aman Terkendali

Dia juga mendorong revisi protokol kesehatan di perusahaan terkait kebijakan sif jam kerja. Menurutnya, jumlah sif perlu ditambah menjadi tiga, dengan jarak masing-masing sif adalah tiga jam.

Kemudian jumlah jam kerja dikurang menjadi 5-6 jam, dari yang sebelumnya berlaku 8 jam. “”Kalau mau kurangi kepadatan di kantor, angkutam umum dan juga lalu lintas, sifnya (ditambah) jadi tiga. Saat ini sedang pandemi, produktivitas tidak akan full," tandasnya.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT