05 September 2020, 16:22 WIB

DR Imai Indra Diabadikan Jadi Nama Gedung di Unsyiah


Amiruddin Abdullah | Nusantara

UNIVERSITAS Syiahkuala (Unsyiah), Banda Aceh akan mengabadikan nama dr Imai Indra SpAn, menjadi nama gedung Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah. Imai Indra, 52, merupakan adalah dokter spesialis anestesi (pembiusan) yang meningal dunia akibat terpapar Covid-19 di Provinsi Aceh.

Almarhum Imai Indra terpapar Covid-19 setelah mambantu melakukan operasi bedah pasien melahirkan yang postif virus Covid-19. Dokter yang dikenal dermawan dan baik hati itu meninggal dalam perawatan medis di ruang RICU, Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Rabu (2/9) sekitar pukul 10.00 Wib.

Rektor Unsyiah Samsul Rizal, Sabtu (5/9) mengatakan, dokter Imai Indra itu merupakan seorang pahlawan dalam memerangi pandemi Covid-19. Di Kampus Unsyiah dia juga dikenal sangat dermawan oleh sesama dosen kedokteran dan para mahasiswa.

"Dedikasi Dokter Imai Indra untuk membantu pasien Covid-19 sangat respon dan sesegera mungkin. Bahkan ada pasien positif Covid-19 melahirkan harus dengan tindakan operasi, beliau tidak tega mengabaikan atau tetap saja maun menanganinya sesuai standar protokol kesehatan walaupun penuh resiko" kata Rektor Samsul Rizal. (

BERITA TERKAIT