05 September 2020, 14:25 WIB

Permintaan Home Schooling Meningkat Akibat Pandemi


Putri Rosmalia | Weekend

PANDEMI yang belum mereda membuat pembukaan kembali sekolah di beberapa negara tidak disambut baik oleh orangtua.  Akibatnya banyak yang memilih memindahkan anak-anaknya ke sekolah yang memang berbasis jarak jauh (home schooling).

Di Nebraska, Amerika Serikat, sekolah home schooling kebanjiran murid baru. Data dari National Home Educators Research Institute AS, ada peningkatan sebanyak 21% siswa home schooling di sana sejak pandemi masuk bulan Maret 2020. Sementara di wilayah Vermont, peningkatan peserta home schooling mencapai 75%.

Data juga mencatat ada ribuan orang yang mencari informasi tentang home schooling pada asosiasi penyedia home schooling setiap harinya.  Home schooling dianggap menjadi pilihan karena hingga saat ini pandemi dianggap belum juga terkendali. Situasi masih sangat mudah berubah dan anak-anao diangga sangat riskan bila harus beraktivitas di sekolah.

"Kami melihat dia harus pakai masker dan ikuti berbagai protokol di sekolah, itu pasti sangat menyulitkan. Kami berpikir itu tidak baik dan beresiko untuknya," ujar Mindy Kroesche, orang tua siswa peserta home schooling asal Nebraska, seperti dilansir abcnews.go.com, Sabtu, (5/9). (M-1)

BERITA TERKAIT