05 September 2020, 11:25 WIB

Dorong Kebijakan Berbasis Data Spasial, IAP Jakarta Gandeng ESRI


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

IKATAN Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta sebagai satu-satunya asosiasi profesi perencana kota di Jakarta hari ini menandatangani perjanjian MoU kerjasama dengan PT. ESRI Indonesia selaku perusahaan analitis spatial dan pemetaan.

“Kerjasama ini ditargetkan untuk meningkatkan kemampuan perencana kota dan kualitas produk perencanaan tata ruang di Jakarta” ujar Dhani Muttaqin dalam sambutannya. 

Lebih lanjut, Dhani menambahkan, saat ini baru 65 produk RDTR yang sudah di perda kan, dan masih banyak ribuan RDTR yang akan disusun dalam 3 tahun kedepan. Tantangan perencanaan pada skala detail menuntut skill pemetaan yang lebih detail.

Kerja sama itu diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut dan memudahkan Pemerintah untuk mengambil kebijakan berbasis data spasial. 

Disisi lain CEO PT. ESRI Indonesia Achmad Istana berharap Kerjasama itu akan mendorong penyusunan kebijakan berbasis data spatial scientific. 

“Ditengah pandemi Covid-19 kebutuhan penyusunan kebijakan yang tepat dan berbasis data sangat dibutuhkan oleh Pemerintah untuk dapat cepat bangkit dari dampak negatif Pandemi Covid-19 dan mewujudkan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan," ucap Achmad menyambut penandatanganan nota kesepahaman ini.

Baca juga : MSIG Indonesia Bagikan 3.150 Masker ke Sejumlah SD di Gunung Kidul

Ketua Umum Pengurus Nasional IAP, Hendricus Andy Simarmata, yang menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman ini juga menyambut baik Kerjasama ini dan berharap DKI Jakarta dapat menjadi pilot project kerjasama digital spatial dan meningkatkan kualitas produk perencanaan kota di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengungkapkan, Pemerintah DKI Jakarta sebagai pengguna sistem informasi geospasial mengungkapkan harapannya terhadap penandatanganan nota kesepahaman ini, 

"Pemprov DKI Jakarta berharap kedepan pemanfaatan perangkat sistem informasi geospasial akan mendorong kolaborasi perencanaan antar seluruh aktor pembangunan. Termasuk juga mendorong peran serta masyarakat dalam penataan ruang”, kata Heru. 

Terlebih dengan visi Jakarta 4.0, Pemprov DKI selalu berupaya mendorong kolaborasi antar Pemerintah selaku penyedia platform dengan warga sebagai co-creator, sehingga terwujud Jakarta sebagai kota yang maju dengan warganya yang terlibat dalam pembangunan.

Acara penandatanganan menandatangani perjanjian MoU kerjasama antara IAP DKI Jakarta dengan PT. ESRI Indonesia ini juga dilanjutkan dengan Webinar bertemakan Modern GIS dalam Merancang Kota yang Berkelanjutan dengan pemateri Agung Wahyudi (Praktisi GIS dari Entura Australia) dan Soraya Rizki Keumala (PT. Esri Indonesia) yang diikuti oleh 200 peserta. (RO/OL-7) 

BERITA TERKAIT