05 September 2020, 13:05 WIB

Banyak Pelanggaran, Kafe Terbalik Kopi Ditutup Permanen


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PERILAKU pengelola kafe Terbalik Kopi membuat geram Satpol PP DKI Jakarta. Pada Kamis (3/9) malam, kafe itu disidak langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Satpol PP DKI dan ditemukan tak mematuhi protokol kesehatan sehingga ditutup.

Namun, keesokan harinya atau pada Jumat (4/9), kafe itu tetap nekat beroperasi tanpa perbaikan protokol kesehatan dan melepas stiker penutupan sementara yang ditempel saat sidak oleh Gubernur DKI.

Tak sampai di situ, kafe itu ternyata juga melakukan sejumlah pelanggaran lain di antaranya tak memiliki izin usaha. Bukan hanya itu saja, dari sidak kedua, Arifin juga menemukan, kafe itu menjual minuman beralkohol.

"Ternyata memang setelah diperiksa mereka tak punya izin usaha. Kedua, dia menjual minol padahal belum ada izin. Lalu saya lihat dari segi bangunannya juga ada pelanggaran. Jadi sudah macam-macam itu pelanggarannya," kata Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (5/9).

Baca juga: Nekat Buka, Kafe Terbalik Kopi Diancam Denda Progresif

Untuk pengulangan pelanggaran protokol kesehatan, kafe itu akhirnya dikenakan sanksi denda progresif sebesar Rp50 juta. Kafe harus tutup sampai seluruh sanksi dan perizinan diselesaikan.

"Kalau dia mau buka lagi harus bayar denda progresif dulu dan juga selesaikan izin, apakah itu izin bangunan, izin usaha atau apapun. Semua harus selesai dulu. Kalau tidak, tidak boleh buka," tegas Arifin.(OL-5)

BERITA TERKAIT