05 September 2020, 00:55 WIB

Serangan Udara Israel Tewaskan 16 Pejuang Pro-Iran di Suriah


MI | Internasional

DUGAAN serangan udara Israel di Suriah timur telah menewaskan 16 pejuang yang didukung Iran pada Kamis (3/9). 

Hal itu diungkapkan pengawas perang, setelah Damaskus mengonfirmasi sempat mencoba mencegat rudal Israel yang ditembakkan ke pangkalan udara pusat.

“(Mereka) pejuang paramiliter Irak yang setia kepada Iran, tujuh di antaranya tewas di luar Kota Mayadeen,” kata Kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, Rami Abdul Rahman.

Sementara itu, 9 korban lainnya tewas dalam serangan di selatan Kota Albu Kamal, di perbatasan Irak. Abdul Rahman mengatakan Israel mungkin bertanggung jawab atas serangan itu. Jika dikonfi rmasi, akan menandai serangan kedua dalam waktu kurang dari 24 jam dan yang ketiga untuk minggu ini.

Sebelumnya, pada Rabu malam, pertahanan udara Suriah mencegat rudal yang ditembakkan pesawat perang Israel di pangkalan udara T4 di Suriah tengah.

“Pertahanan udara kami mencegat sebagian besar dari mereka,” katanya, seraya menambahkan serangan itu hanya menyebabkan kerusakan material.

Pada Senin, serangan Israel menewaskan satu warga sipil, tiga tentara pemerintah, dan tujuh pejuang asing sekutu. Serangan pada Senin menghantam posisi tentara Suriah di selatan Damaskus dan fasilitas yang digunakan paramiliter yang didukung Iran, termasuk pejuang gerakan Hizbullah Libanon, di provinsi selatan Daraa.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan rudal di Suriah sejak perang saudara meletus pada 2011. Tel Aviv menargetkan pasukan Iran dan Hizbullah serta pasukan pemerintah.

Namun, militer Israel jarang mengakui serangan individu. Mereka mengonfirmasi pada 3 Agustus bahwa Israel telah menggunakan jet tempur, heli kopter serang, dan pesawat lain untuk mencapai sasaran militer di Suriah selatan. (AFP/Van/I-1)
 

BERITA TERKAIT