04 September 2020, 18:41 WIB

90% Peserta Kartu Prakerja Merupakan Pengangguran


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MAYORITAS peserta Program Kartu Prakerja tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran.

"Sekitar 90% peserta adalah pengangguran, serta merupakan pekerja informal dan pekerja terdampak covid-19," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam keterangan resmi, Jumat (4/9).

Berdasarkan hasil evaluasi program selama lima bulan terakhir, lanjut dia, lebih dari 450 ribu penerima Kartu Prakerja terbilang tepat sasaran.

Baca juga: Agustus Deflasi 0,05%, BPS: Daya Beli Masyarakat Belum Pulih

"85% penerima menyatakan bahwa pelatihan yang diperoleh meningkatkan kompetensinya. Baik itu skilling, reskilling, maupun upskilling," imbuh Susiwijono.

Dari enam gelombang pendaftaran, ditetapkan sebanyak 3 juta orang penerima Kartu Prakerja dari 34 provinsi. Diketahui, jumlah pendaftar Kartu Prakerja mencapai 15,9 juta orang.

Pemerintah meminta stakeholders untuk saling bekerja sama dan bersinergi dalam implementasi Program Kartu Prakerja.

Baca juga: BI Sebut Rupiah Masih Tertekan Pekan Ini

"Utamanya pemerintah daerah (pemda) selaku pemangku kepentingan di daerah, yang berhadapan langsung dengan masyarakat terdampak,” pungkasnya.

Pemda diharapkan ikut membantu sosialisasi Program Kartu Prakerja kepada berbagai pemangku kepentingan di daerah. Misalnya, memberikan fasilitas kepada masyarakat yang kesulitan infrastruktur dan sarana digital.(OL-11)

BERITA TERKAIT