04 September 2020, 18:30 WIB

Pandemi Covid-19 Ancam Populasi Masyarakat Adat di India


Putri Rosmalia Oktaviany | Weekend

PENYEBARAN covid-19 sudah semakin masif. Saat ini penyebarannya telah sampai ke beberapa pulau terpencil di dunia. Di antaranya ialah Kepulauan Andaman dan Nicobar, di India. Setidaknya 10 ornag masyarakat adat Andaman terkonfirmasi positif virus tersebut.

Fakta itu dianggap mengkhawatirkan. Sebab, saat ini, populasi masyarakat asli Andaman dan Nicobar hanya tersisa 50 orang. Mayoritas masyarakat kepulauan tersebut telah terbunuh selama masa panjajahan Inggris di abad ke-19.

Pakar kesehatan di wilayah setempat, Avijit Ray, mengatakan saat ini tenaga medis mulai berdatangan ke Seluruh wilayah kepulauan untuk mengecek kondisi masyarakat adat lainnya. Mereka melakukan tes untuk memastikan masyarakat adat lainnya bebas dari covid-19.

"Kami berusaha melindungi masyarakat adat yang ada. Kita selalu memantau dengan ketat setiap pergerakan mereka dan melakukan tes berkala," ujar Aviji, seperti dilansir dalilymail.co.uk, Jumat, (4/9).

Perwakilan dari Departemen Perlindungan Masyarakat Adat India, Sanjiv Mittal, mengatakan pemerintah dan aparat setempat terus berupaya menjaga untuk menekan angka penyebaran covid-19.

Sanjiv menjelaskan bahwa sejak awal Kepulauan Andaman dan Nicobar memang wilayah yang minim penghuni. Sebelum Inggris masuk dan menduduki kepulauan itu, ada sekitar 5 ribu penduduk asli yang menetap di Andaman dan Nicobar. Namun, pasca masuknya Ingris, jumlah masyarakat asli terus berkurang dan semakin terancam punah. (M-4)

BERITA TERKAIT